Rabu, 11 Dec 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

OMG! Tak Pulang 2 Hari, Mayat Pemancing Ditemukan di Hutan Mangrove

13 November 2019, 15: 16: 01 WIB | editor : ali mustofa

tak pulang pulang, pemancing tewas, mayat pemancing, hutan mangrove, polsek densel

Aparat kepolisian dan warga mengevakuasi jasad korban di areal hutan mangrove, Sidakarya, Rabu pagi (Istimewa)

Share this      

DENPASAR - Sesosok mayat ditemukan mengambang di Lolon Munting Siokan, Sidakarya, Denpasar Selatan, atau tepatnya di hutan mangrove Sidakarya.

Dari hasil identifikasi, mayat korban diketahui bernama Anwar, 61, asal Banyuwangi, Jawa Timur.

Jasad pria yang termpat tinggal sementara di Jalan Pengembak, Sanur, Denpasar Selatan ini ditemukan Rabu (13/11) pagi sekitar pukul 06.00.

Saat ditemukan posisi tubuh korban dalam posisi mengambang di sungai dengan posisi telungkup, menggunakan baju kaos warna loreng dan celana pendek warna abu - abu.

Tewasnya korban bermula pada Senin (11/11) sekitar pukul 11.00. Saat itu korban bersama rekannya bernama Giman pergi mancing ke sungai Lolon Munting Siokan, Sidakarya Denpasar Selatan.

"Korban dan saksi sempat mancing bersama. Tapi karena saksi tidak mendapatkan ikan, saksi kemudian berpindah lokasi ke arah timur berjarak sekitar 100 meter dari korban.

Saat itu, posisi korban tidak terlihat dari arah saksi karena terhalang pohon," terang Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya, Rabu (13/11).

Sekitar pukul 16.00, saksi kemudian pulang terlebih dahulu tanpa pamit ataupun memberitahukan kepada korban.

Selasa (12/11) kemarin sekitar pukul 19.00, saksi mendengar kabar dari rekan korban bahwa ternyata korban belum kembali ke rumah sejak hari Senin (11/11) berangkat mancing.

Keesokan harinya, Rabu (13/11) sekitar pukul 06.00 pagi, saksi bersama kerabat korban lainnya melakukan pencarian.

Terutama di lokasi awal korban dan saksi mancing ikan. "Saksi kemudian bersama-sama mencari korban dan ditemukan sudah mengambang disungai dengan posisi telungkup," tambah Kompol Wirajaya.

Dari has pemeriksaan saksi-saksi, diketahui ternyata korban korban diketahui memiliki riwayat sakit hipertensi dan sering sesak nafas.

Dia juga hidup sendiri di Bali tanpa anak dan istri. Kini jenasahnya telah dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar untuk diproses lebih lanjut.

(rb/mar/mus/JPR)

 TOP