Kamis, 23 Jan 2020
radarbali
icon featured
Bali United

Cabut Lagu Untuk Bali United, JRX Heran Manajemen Undang Musisi Maling

10 Desember 2019, 12: 14: 46 WIB | editor : ali mustofa

bali united, liga 1, juara liga 1, jrx sid, cabut lagu, undang musisi maling

Drummer SID JRX alias I Gede Ari Astina (Wayan Widyantara/Radar Bali)

Share this      

DENPASAR – “Pulau Ini Sudah Juara”, begitulah kata yang berkumandang ketika Bali United memastikan diri sebagai juara Liga 1 Indonesia 2019.

Pesta juara pun telah direncanakan oleh pihak manajemen Bali United di markas Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Senin (23/12) mendatang.

Acara bakal dibalut dengan kemeriahan, dengan nuansa budaya Bali. Yang jadi masalah, selain mengundang musisi lokal, manajemen Bali United juga menghadirkan guest star Via Vallen.

Kontan saja pentolan Superman Is Dead (SID) JRX bereaksi keras. Meski tidak menuding langsung, pemilik nama asli I Gede Ari Astina ini tampak “menyindir” manajemen Bali United melalui media sosialnya.

“Beberapa bulan lalu saya sempat menulis lagu yang saya dedikasikan untuk sebuah klub bola. Hari ini saya putuskan untuk menarik lagu tersebut, liriknya akan saya ganti. Something is very fishy about this club. Sayonara,” begitu tulis JRX SID.

Diketahui, JRX sempat menulis berbahasa inggris berjudul “Blessed By The Sun (Bali United Anthem)”. Lagu tersebut bahkan sempat diunggah melalui akun media sosialnya.

“Saya memang nggak terlalu mendalami bola, kecuali World Cup saya agak ikuti. Tentang lagu tersebut, awal tercipta reff nya terasa “bola banget”,

makanya saya masukin lirik tentang bola. Awalnya nggak ada rencana, terjadi secara organik saja,” tulis JRX SID lagi.

Lalu mengapa lagu itu kini ditarik? Apa karena ada penyanyi dangdut Via Vallen yang diundang oleh manajemen Bali United?

Seperti diketahui, hubungan JRX dan Via Vallen memang tak baik. Mereka sempat terlibat pertikaian hebat beberapa waktu lalu.

JRX tidak menyukai Via Vallen karena Via Vallen membawakan lagu milik SID yang juga ciptaan JRX tanpa membawa roh dari lagu tersebut. Terlebih kepentingannya untuk komersial.

Tapi apa iya karena itu saja? Atau karena memang SID tidak diundang oleh pihak manajemen di acara puncak nanti sehingga JRX SID terkesan “ngambul”?

“Ini bukan ngambul (sambil ketawa). Saya nggak minta mereka undang SID/saya. Bukan itu masalahnya. Saya nggak habis pikir aja. Masak club dengan reputasi internasional nggak bisa undang

musisi yang punya karya macam Agnez, Anggun dan lain-lain? Mereka juga banyak massanya di Bali. Dan dimana spirit petarung dan fair play-nya saat club  bola pakai musisi maling?” tulis JRX.

“Dan secara politik disini juga sudah jelas, saya realitis saja, jika owner clubnya anti BTR, untuk apa saya dukung mereka? Banner BTR dilarang masuk stadion,

musisi-musisi yang diundang nggak boleh bicara BTR. Mana spirit berjuang untuk Balinya? Seperti yang sudah-sudah. Nama Bali cuma dipinjam biar keren saja. Basi,” tegasnya.

Meski telah menarik lagu tersebut, JRX juga mengaku akan menjadikan lagu tersebut sebagai lagu baru SID nantinya. Isinya tentang solidarity.

(rb/ara/mus/JPR)

 TOP