Jumat, 21 Feb 2020
radarbali
icon featured
Travelling
Pelabuhan Celukan Bawang

Incar Pasar Cruise, Perpanjang Dermaga 60 Meter Terkendala Izin Amdal

26 Januari 2020, 15: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

pelabuhan celukan bawang, incar pasar cruise, perpanjang dermaga, rp 60 miliar, izin amdal

Kapal pesiar Azamara Journey saat sandar di Pelabuhan Celukan Bawang beberapa waktu lalu. (dok.radarbali)

Share this      

GEROKGAK - Pelindo III Pelabuhan laut Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng hingga kini belum dapat merealisasikan soal perpanjangan dermaga pelabuhan.

Meski sudah mengajukan anggaran dan disetujui tahun 2019 lalu, realisasi perpanjangan dermaga hingga saat ini belum bisa terwujud. Berdasar informasi, izin amdal jadi kendala.

General Manager Pelindo III Celukan Bawang Rio Dwi Santoso mengatakan, pihaknya mengajukan perpanjangan dermaga sepanjang 60 meter dari semula panjang dermaga 160 meter.

Itu sudah termasuk  juga pemanjangan breasting dolphin mooring dermaga. Sehingga panjang dermaga nantinya mencapai 320 meter.

Perpanjangan dermaga mencapai 320 meter sesuai standar. Sehingga kapal pesiar yang datang ke Buleleng dapat bersandar langsung di Pelabuhan Celukan Bawang.

Sebagaimana Kapal Pesiar yang datang ke pelabuhan Gilimas Lombok dan Benoa dapat bersandar langsung.

“Kami lakukan perpanjangan dermaga mengingat Kapal Pesiar sering berlabuh di Pelabuhan Celukan Bawang, namun tak mampu bersandar.

Apalagi Kapal Pesiar Genting Dream secara konsisten rata-rata dalam setahun 10 kali datang Buleleng,” papar GM Pelindo III Rio Dwi Santoso.

Untuk anggaran perpanjangan dermaga menghabiskan biaya pembangunan mencapai Rp 4,5 miliar. Pihaknya sudah masukkan anggaran tersebut tahun 2019.

Meski sudah diajukan dan fix, namun terkendala izin amdal yang belum tuntas dilakukan pengkajian. Amdal terganjal pada syarat kajian lingkungan yang belum terpenuhi.

Kemudian lagi amdal juga harus butuh waktu panjang, karena mulai pengajuan dari bawah tingkat kabupaten, provinsi hingga kementerian lingkungan hidup sehingga belum dapat dilakukan.

“Proses izin agak sedikit lama sehingga belum dapat dilakukan pembanggunan perpanjangan dermaga tahun ini. Mudah-mudahan tahun 2020 mulai dilakukan pengerjaan perpanjangan dermaga,” pungkasnya.

(rb/jul/mus/JPR)

 TOP