Kamis, 27 Feb 2020
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal
Korupsi APBDes Dauh Puri Klod

Sehari Sebelum Diadili, Suami Tersangka Mendadak Serahkan Uang Korupsi

Asal Usul Uang Jadi Tanda Tanya

28 Januari 2020, 05: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

korupsi apbdes, dauh puri klod, asal uang tanda tanya, sehari sebelum  diadili, serahkan uang korupsi, kejari denpasar, pengadilan tipikor denpasar

I Made Agus Wiragama suami Ni Luh Putu Ariyaningsih membawa uang sebesar Rp 778.176.500 ke Kejari Denpasar, kemarin. (Istimewa)

Share this      

DENPASAR – Kabar yang menyebutkan mantan bendahara Desa Dauh Puri Klod, Denpasar Barat, Ni Luh Putu Ariyaningsih berusaha

pasang badan untuk melindungi pihak lain yang diduga terlibat korupsi dana Silpa APBDes agaknya bukan isapan jempol belaka.

Kemarin (27/1) pukul 11.30, I Made Agus Wiragama, suami Ariyaningsih mendadak datang ke Kejari Denpasar menyerahkan segepok uang senilai Rp 778.176.500.

Mengenakan kaus oblong hitam dan celana training abu-abu, suami Ariyaningsih menyerahkan pecahan uang seratus ribuan kepada Kasipidsus Kejari Denpasar I Nengah Astawa.

Uang yang diserahkan terlihat masih gres layaknya uang baru dari bank. Tidak jelas asal-usul uang tersebut dari mana.

Namun, pengembalian uang tersebut patut dipertanyakan. Sebab, pada pemeriksaan awal di Kejari Denpasar, Ariyaningsih bukan berasal dari keluarga berada.

Untuk membeli susu bayinya dan kebutuhan keluarganya, ia harus menggunakan uang kas desa.

Pengembalian uang sebesar Rp 778.176.500 ini terkesan semakin janggal lantaran dilakukan sehari tepat sebelum sidang perdana yang akan digelar hari ini di Pengadilan Tipikor.

Jika benar tersangka menggunakan dan menyimpan uang tersebut, mestinya tersangka mengembalikannya sejak awal penyelidikan.

“Uang yang dikembalikan sesuai pengakuan tersangka (Ariyaningsih)  telah memakai uang desa sebesar Rp 900 juta lebih,” jelas Kasipidsus Kejari Denpasar I Nengah Astawa didampingi kasi Intel IGN Ary Kesuma.

(rb/san/mus/JPR)

 TOP