alexametrics
Selasa, 31 Mar 2020
radarbali
Home > Politika
icon featured
Politika

Parah! Bacabup di Jembrana Berlomba Pasang Spanduk Saat Galungan

Demi Simpati, Nekat Pasang di Tengah Sawah

18 Februari 2020, 20: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

pilkada Jembrana 2020, spanduk bacabup, politisi jembrana, Satpo PP Jembrana, Bawaslu Jembrana, perayaan galungan,

LUAR ZONA : Salah satu spanduk bakal calon bupati di Jembrana di tengah sawah saat perayaan Galungan (M.Basir)

Share this      

NEGARA– Menjelang Hari Raya Galungan, dimanfaatkan para politisi untuk mencari simpati. Baliho dan spanduk ucapan dari para politisi memenuhi sejumlah tempat strategis di pinggir jalan.

Bahkan di tengah sawah juga dipadati dengan ucapan dari para politisi yang akan maju sebagai calon pada Pilkada mendatang.

Spanduk dan baliho ucapan hari raya tersebar di seluruh tempat strategis, baik jalan desa dan jalan nasional.

Para bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati berlomba memasang spanduk ucapan, seperti Nengah Tamba yang memasang spanduk di pinggir jalan setiap pelosok desa.

Bakal calon dari PDIP I Made Kembang Hartawan juga memasang ucapan di spanduk, poster dan baliho.

Bahkan tidak hanya di pinggir jalan, pematang sawah juga jadi tempat pemasangan. Seperti terlihat di tengah sawah pinggiran Jalan Denpasar –Gilimanuk, puluhan bener ucapan foto politisi muda yang saat ini menjadi wakil bupati Jembrana terpasang.

Maraknya ucapan baik dalam bentuk poster, baliho dan spanduk ini belum menjadi ranah pengawas pemilu.

Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan menilai sah-sah saja memasang karena mereka masih bakal calon dan belum masuk ranah kampanye.

“Aturan pemasangan baliho, spanduk dan pamflet itu menurutnya merupakan ranah pemerintah daerah,” jelasnya

Terpisah, pelaksana tugas Kasatpol PP Jembrana I Gusti Putu Ngurah Darma Putra saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan melakukan pendataan menjamurnya spanduk dan baliho di wilayah Jembrana tersebut.

Sejumlah baliho dan spanduk terindikasi tidak terpasang sesuai zona dan dipasang di pohon. “Kami lakukan pendataan dulu,” ujarnya.

Disamping itu akan berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai izin atau permakluman pemasangan spanduk maupun baliho.

“Jika memang tanpa izin, akan dilakukan langkah-langkah berikutnya,” tandasnya. 

(rb/bas/pra/mus/JPR)

 TOP