alexametrics
Kamis, 09 Apr 2020
radarbali
Home > Travelling
icon featured
Travelling

Libur Hari Raya Galungan, Objek Wisata Tanah Lot Banjir Wisatawan

21 Februari 2020, 13: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

libur galungan, hari raya galungan, objek wisata tanah lot, banjir wisatawan

RAMAI KUNJUNGAN: Sejumlah wistawan saat menikmati suasana keindahan DTW Tanah Lot saat Umanis Galungan, Kamis kemarin. (Zulfika Rahman/Radar Bali)

Share this      

TABANAN - Umanis Galungan yang jatuh satu hari setelah perayaan Hari Raya Galungan kemarin, menjadi ajang untuk liburan ke beberapa destinasi wisata di Bali.

Demikian juga di Tabanan. Momen umanis Galungan juga dilewatkan dengan mengunjungi beberapa destinasi wisata, salah satunya Tanah Lot yang hingga kini masih menjadi tempat tamasya favorit wisatawan lokal.

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, membeludaknya kunjungan baru terlihat sejak sore hari. Namun dari sekian banyak pengunjung yang datang, wisatawan mancanegara cukup banyak yang datang.

Khususnya warga negara India. Padahal sebelumnya, Tanah Lot menjadi destinasi favorit wisman asal Tiongkok.

Namun sejak awal Februari, terlebih dengan mencuatnya virus korona dan juga ditutupnya penerbangan dari Tirai Bambu itu, kunjungan wisatawan Tiongkok sepi.

Manager Operasional DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana mengatakan, saat umanis Galungan ini, kunjungan wisatawan lokal ke Tanah Lot diakui memang mengalami peningkatan signifikan.

Namun selain wisatawan lokal Bali yang berkunjung saat Umanis Galungan ini, ada juga wisatawan lokal yang bukan orang Bali datang bertamasya ke Tanah Lot untuk menikmati masa liburan selama perayaan Galungan berlangsung.

“Untuk jumlah kunjungan baru bisa diketahui besok (hari ini). Untuk wisman masih cukup banyak juga, hanya wisman Tiongkok yang memang sudah tidak ada lagi,” ujarnya.

Salah seorang pengunjung asal Klungkung, Made Praba mengaku saat Umanis Galungan selalu berkunjung ke beberapa destinasi wisata di Bali bersama keluarganya.

Hal ini sudah menjadi tradisi rutin yang dilakukan tiap umanis Galungan. “Tapi giliran, tidak satu destinasi saja. Giliran, biar tidak bosan dan mencari suasana baru,” ungkapnya. 

(rb/zul/mus/JPR)

 TOP