alexametrics
Minggu, 28 Feb 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Badan Panas dan Sesak Napas, Pasien PDP Asal Pupuan Meninggal Dunia

Penyebab Meninggal Tunggu Hasil Test Swab

14 Juni 2020, 20: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

wabah corona, virus corona, pasien pdp, meninggal dunia, batungsel pupuan, badan panas, sesak napas, dinkes tabanan

Pemakaman salah seorang PDP asal Pupuan pada Minggu petang. Pemakaman dilakukan sesuai protokol covid-19. Hingga saat ini, kepastian penyebab meninggalnya PDP tersebut masih menunggu hasil swab. (Istimewa)

Share this      

TABANAN – Kabar duka datang dari Tabanan. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tananan melaporkan

seorang pasien berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) asal Batungsel, Pupuan, dilaporkan meninggal dunia, Sabtu (13/6) lalu.

Setelah meninggal dunia, almarhum langsung dikebumikan Minggu (14/6) siang di setra setempat. Sebelum meninggal, pasien berjenis kelamin laki-laki berusia 50 tahun ini sempat mengeluh badan panas, batuk dan sesak napas.

“Belum bisa dipastikan apakah meninggal karena positif covid-19 atau karena penyakit penyerta. Gugus Tugas masih menunggu hasil swab-nya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika.

Dokter Suratmika mengungkapkan, PDP yang meninggal tersebut selama ini mengeluhkan badan panas. Sebelum dirujuk ke BRSUD Tabanan, PDP ini sempat berobat ke Puskesmas Pupuan.

Pasien juga sempat mendapat perawatan di salah satu RS swasta di Tabanan. “Karena tidak ada perkembangan, pasien dirujuk ke RS Tabanan.

Sebentar saja di RS Tabanan, kemungkinan meninggal dijalan. Sudah sempat menjalani rapid test dengan hasil reaktif sehingga masuk kategori PDP,” katanya.

Karena meninggal dalam situasi pandemic Covid-19, almarhum dimakamkan dengan protokol Covid-19.

(rb/zul/mus/JPR)

 TOP