alexametrics
Minggu, 20 Sep 2020
radarbali
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Bupati Suwirta Putuskan Pasar Umum Galiran Kembali Dibuka 1 X 24 Jam

Pasca Jadi Klaster Covid-19 di Klungkung

05 Agustus 2020, 23: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

wabah corona, pandemi covid-19, bupati suwirta, pasar umum galiran, buka 24 jam, klaster covid-19

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat memantau kondisi Pasar Umum Galiran beberapa waktu lalu (dok.radarbali)

Share this      

SEMARAPURA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta akhirnya memutuskan untuk kembali membuka Pasar Umum Galiran selama 24 jam mulai Sabtu (8/8) depan. 

Itu dilakukannya setelah pihaknya mendapat banyak pesan di medis sosial dari sejumlah pihak dan masyarakat berkaitan dengan keberadaan pedagang yang berjual di pinggir-pinggir jalan sejak dini hari. 

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menuturkan, sejak virus corona mewabah, pihaknya membuat kebijakan untuk membatasi 

jam operasional Pasar Galiran yang biasanya buka 24 jam sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona di pasar. 

Mulai 30 Maret lalu, pihaknya membatasi jam bukan Pasar Umum Galiran hanya 8 jam saja, yakni mulai pukul 07.00-15.00. 

Hanya saja setelah Pasar Umum Galiran menjadi klaster transmisi lokal sehingga kemudian dilakukan rapid test massal bagi pedagang dan tukang suun

serta dilakukan sterilisasi Pasar Umum Galiran selama tiga hari, akhirnya Pasar Umum Galiran dibuka selama 12 jam. 

“Dan mulai Sabtu (8/8), kami akan kembali membuka Pasar Umum Galiran selama 24 jam,” kata Bupati Suwirta.

Keputusan itu diambilnya lantaran pihaknya menerima banyak laporan dari sejumlah pihak dan juga masyarakat umum dari 

media sosial mengenai keberadaan pedagang bermobil dan lesehan yang berjualan di pinggir jalan sejak dini hari. 

Tidak hanya itu, mereka pasalnya tidak menerapkan protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker dan melakukan jaga arak diri. 

Di sisi lain, Pasar Umum Galiran sangat sesak oleh para pedagang dan pembeli. 

Itu karena pedagang bermobil di Pasar Umum Galiran semakin banyak akibat banyak pedagang bermobil dari luar Kabupaten Klungkung yang berjualan di Pasar Galiran. 

“Kata mereka sudah terlanjur nyaman berjualan di Pasar Galiran,” ujarnya.

Pihaknya berharap dengan dibukanya kembali Pasar Umum Galiran selama 24 jam, tidak ada lagi pasar-pasar dadakan di pinggir jalan, apalagi sampai mengabaikan protokol kesehatan. 

Begitu juga di Pasar Umum Galiran, pihaknya berharap para pedagang dan pembeli bisa melakukan transaksi jual-beli tanpa harus berdesakan. 

“Dengan situasi New Normal ini, saya berharap para pedagang bermobil yang dulunya berjualan di pasar luar Kabupaten Klungkung 

bisa kembali berjualan di sana. Sebab Pasar Umum Galiran sudah sangat padat sekali,” tandasnya. 

(rb/ayu/mus/JPR)

 TOP