alexametrics
Rabu, 23 Sep 2020
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Ajukan Penangguhan Penahanan, Istri dan Ayah Jamin JRX Tidak Kabur

14 Agustus 2020, 12: 07: 31 WIB | editor : ali mustofa

Wayan Gendo Suardana (dua dari kanan) didampingi Nora Alexandra, istri JRX dan I Wayan Arjono, ayah JRX menunjukan surat permohonan penangguhan penahanan yang diserahkan ke Mapolda Bali, Jumat (14/8/2020).

Wayan Gendo Suardana (dua dari kanan) didampingi Nora Alexandra, istri JRX dan I Wayan Arjono, ayah JRX menunjukan surat permohonan penangguhan penahanan yang diserahkan ke Mapolda Bali, Jumat (14/8/2020). (Marcell Pampur/ Radar Bali)

Share this      

DENPASAR - Kuasa hukum JRX SID, I Wayan "Gendo" Suardana menyerahkan surat penangguhan penahan JRX SID ke Mapolda Bali, Jumat (14/8). Dia datang bersama istri JRX, Nora Alexandra, dan ayah JRX, I Wayan Arjono.

Diwawancara usai penyerahan surat tersebut, Gendo mengatakan bahwa penangguhan penahanan ini merupakan hak dari JRX sebagai tersangka. Dalam pengajuan itu, I Wayan Arjono selaku ayahanda JRX dan Nora Alexandra selaku istri JRX akan dijadikan sebagai jaminan.

"Nanti bapaknya sebagai penjamin. Bapak Wayan Arjono ayah kandung JRX dan Nora yang merupakan istri JRX," kata Gendo. 

Dijelaskan dia, bahwa pengajuan penangguhan dilakukan karena beberapa pertimbangan. Namun yang paling mendasar yakni karena JRX adalah tulang punggung keluarga.  

"Pada intinya keluarga mengajukan penangguhan karena, Pertama, JRX adalah tulang punggung keluarga. Kemudian keluarga menjamin, ayah dan istri (JRX) menjamin JRX tidak akan melarikan diri dan tidak akan menghilangkan barang bukti serta tidak mengulangi perbuatannya," tambahnya. 

Terkait untuk menjaga kemungkinan pengajuan ini tidak akan dikabulkan oleh Polda Bali, Gendo belum mau berspekulasi terlalu jauh. Dikatakannya, selaku kuasa hukum, dirinya akan bekerja semaksimal mungkin untuk kepentingan proses hukum JRX.

"Saya belum bisa berbicara terkait tindak lanjut jika tidak dikabulkan (permohonan penangguhan penahanan). Yang pasti kami sudah ajukan dan kita lihat saja dulu prosesnya seperti apa," tambah Gendo.

Sementara itu, sebelumnya Direskrimsus Polda Bali, Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho mengatakan pengajuan surat permohonan penangguhan penahan merupakan hak dari JRX selaku tersangka. 

"Pengajuan penangguhan penahanan itu HAM dia, kalau ada, ya, akan kami coba kaji," kata Yuliar.

Sementara ini penahanan terhadap JRX dilakukan selama 20 hari. Yuliar menyatakan akan mempercepat prosesnya.

(rb/mar/yor/mus/JPR)

 TOP