alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Polisi Buru Perahu Penabrak Warga Hingga Terlempar ke Laut dan Hilang

17 September 2020, 17: 17: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

musibah laut, pemancing hilang, tenggelam di laut, pemancing terlempar, Polairud Polres Jembrana, ditabrak perahu, korban hilang, warga perancak,

Tim gabungan dari Polair Polres Jembrana dan Basarnas Jembrana saat proses pencarian korban di Perairan Air Kuning, Jembrana, Kamis (17/9) (Istimewa)

Share this      

NEGARA-Insiden hilangnya I Made Rade, 17, seorang pemancing akibat terlempar ke laut dan hilang usai perahunya ditabrak  selerek terus didalami pihak kepolisian.

Terbaru, atas musibah yang menimpa warga asal Desa Perancak, Jembrana ini, selain melakukan pencarian korban bersama petugas gabungan (Polair Polres Jembrana, Brimob Polda Bali, BPBD Jembrana, Basarnas Jembrana).

Polisi juga masih memburu perahu penabrak korban hingga tenggelam dan hilang.

Kasat Polair Polres Jembrana Iptu Edy Waluyo, Kamis (17/9) mengatakan, untuk proses pencarian perahu yang menabrak korban bersama saksi I Made Ludra, 26, pihaknya saat ini masih mengumpulkan sejumlah alat bukti.

“Sambil proses pencarian korban, kami saat ini masih dalam proses penyelidikan,” terang Iptu Edy Waluyo.

Dikatakan Iptu Edy Waluyo, jika berdasarkan keterangan atau petunjuk dari saksi yang juga korban selamat (I Made Ludra), korban terlempar setelah ditabrak perahu selerek berwarna oranye di wilayah perairan Air Kuning, Desa Air Kuning, Jembrana, Selasa pagi (15/9) sekitar pukul 06.00 WITA.

Sayangnya, atas keterangan saksi Ludra, polisi mengaku sedikit kesulitan, karena di Jembrana, banyak perahu dengan warna atau corak sama (oranye)

 “Tetapi, kami masih terus berusaha menemukan perahu. Tentu untuk pembuktian, masih perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” terangnya.

Sementara itu, terkait proses pencarian korban, kata Iptu Edy Waluyo, hingga hari ketiga, pihak Polair masih terus melakukan pencarian dengan dibantu nelayan dan tim gabungan.

Seperti diketahui, musibah hilangnya seorang pemancing bernama I Made Rade berawal saat korban bersama saksi I Made Ludra hendak pulang.

Sambil menunggu ari pasang untuk sandar, keduanya istirahat dan sampan lego jangkar di perairan Desa Air Kuning sambil makan makanan bekal mancing.

Saat kedua korban makan di atas sampan tersebut, tiba-tiba datang perahu selerek berwarna oranye dari arah timur dan langsung menabrak sampan bagian belakang.

Akibat kerasnya benturan, selain menyebabkan perahu yang ditumpangi korban mengalami rusak, korban I Made Rade juga terlempar ke laut dan tenggelam.

(rb/bas/pra/JPR)

 TOP