alexametrics
Minggu, 29 Nov 2020
radarbali
Home > Radar Buleleng
icon featured
Radar Buleleng

Hampir Sebulan Dirawat, Pasien Covid-19 Asal Sawan Buleleng Meninggal

14 Oktober 2020, 04: 40: 06 WIB | editor : ali mustofa

pandemi covid-19, hampir sebulan dirawat, pasien covid meninggal, meninggal dunia, sawan buleleng, satgas covid-19 buleleng

Ilustrasi pemakaman jenazah covid-19 (dok.radarbali)

Share this      

SINGARAJA – Pasien yang meninggal akibat coronavirus disease (covid-19) di Buleleng kembali mengalami penambahan.

Hingga kemarin secara akumulatif sudah ada 46 orang pasien yang meninggal akibat covid, selama masa pandemi berlangsung. Kasus meninggal terbaru ialah seorang lansia asal Kecamatan Sawan.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Buleleng I Ketut Suweca, saat menyampaikan paparan perkembangan kasus covid-19 di Buleleng kemarin.

Suweca mengungkapkan, kasus terkonfirmasi positif terbaru hanya berjumlah 2 orang. Masing-masing dari Kecamatan Seririt dan Kecamatan Banjar.

Pun demikian dengan pasien sembuh berjumlah 2 orang. Sehingga  jumlah pasien yang masih menjalani perawatan tersisa sebanyak 39 orang.

“Kami juga menyampaikan ada tambahan satu kasus meninggal dari Kecamatan Sawan. Sehingga secara akumulasi dari awal pandemi hingga hari ini, jumlah pasien meninggal mencapai 46 kasus,” kata Ketut Suweca.

Kasus meninggal terbaru merupakan seorang perempuan berusia 70 tahun asal Kecamatan Sawan. Pasien dinyatakan meninggal pada Senin (12/10) sore lalu.

Pasien sebelumnya sudah sempat dirawat selama sebulan lebih di rumah sakit. Awalnya pasien dirawat di RS Parama Sidhi sejak 28 September lalu.

Pasien awalnya masuk rumah sakit dengan keluhan batuk, demam, sesak nafas, muntah, dan nyeri ulu hati.

Semula tim medis menduga bahwa penyakit tuberculosis pasien kambuh. Mengingat pasien memiliki riwayat penyakit tersebut.

Setelah dilakukan rontgen pada paru dan uji sampel swab, pasien dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19. Pasien kemudian dirujuk ke RSUD Buleleng pada Sabtu (3/10) lalu.

Lantaran kondisinya terus menurun, pasien tak dapat tertolong. Pasien dinyatakan meninggal pada Senin sore.

(rb/eps/mus/JPR)

 TOP