alexametrics
Minggu, 29 Nov 2020
radarbali
Home > Politika
icon featured
Politika
Pilkada Jembrana 2020

Perindo Loncat Pagar Gabung Paket Bangsa, KJM Klaim Koalisi Solid

Koalisi Klaim Dukungan Perindo Ganda

20 Oktober 2020, 05: 30: 59 WIB | editor : ali mustofa

pilkada jembrana, partai perindo, loncat pagar, paket bangsa, paket tamba-ipat, kjm klaim solid

Deklarasi koalisi tujuh partai politik dan pengenalan bakal calon bupati dan wakil bupati dari Koalisi Jembrana Maju beberapa waktu lalu. (dok.radarbali)

Share this      

NEGARA – Meski sempat digoyang dengan beralihnya dukungan Partai Perindo dari pasangan calon urut dua (Tamba-Ipat), kepada pasangan calon nomor urut satu (Kembang – Sugiasa/Bangsa),

Koalisi Jembrana Maju (KJM) tetap solid untuk memenangkan pasangan calon I Nengah Tamba – I Gede Ngurah Patriana Krisna.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Jembrana I Made Suardana, yang juga koordinator koalisi.

Menurut Suardana, secara prinsip koalisi diharapkan tetap berjalan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat untuk mendukung pasangan calon nomor urut dua.

Koalisi ini dibentuk karena dorongan dari masyarakat untuk melakukan perubahan di Jembrana. “Semua partai yang tergabung dalam koalisi menginginkan perubahan,” jelasnya.

Meski belakangan ada keputusan partai politik yang berbeda, pihaknya yakin bahwa perubahan keputusan tersebut tidak berdasar aspirasi dari pengurus tingkat bawah, baik kabupaten maupun bawahnya.

Buktinya kalau melihat persentase, dukungan banyak yang bergabung pada pasangan calon nomor urut dua.

Karena itu, pihaknya berharap semua partai yang tergabung dalam koalisi tetap menjaga komitmen bersama untuk kemenangan pasangan calon yang telah diusung dan didukung.

“Kalau ada keputusan berbeda, partai manapun pasti karena ada kepentingan tertentu. Bukan kepentingan untuk perubahan, bukan kepentingan masyarakat,” terangnya, didampingi Ketua Bappilu Golkar Jembrana I Komang Dekritasa.

Mengenai partai yang berbalik arah mendukung pasangan calon nomor urut satu, dukungan tersebut hanya diatas kertas.

Pasalnya secara personil pengurusan dan kader, lebih banyak berada di koalisi yang mendukung dan mengusung pasangan calon nomor urut dua.

Bahkan, dalam struktur pengurus koalisi masih tetap ada Partai Perindo karena masuk dalam penandatanganan koalisi. Artinya ada dukungan ganda dari Partai Perindo.  

(rb/bas/mus/JPR)

 TOP