alexametrics
Selasa, 24 Nov 2020
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Mayat Mengambang dan Bugil Gegerkan Warga Buleleng Bali

27 Oktober 2020, 20: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

mayat bugil, mayat mengambang, Perbekel Tejakula, Polres Buleleng, epilepsi, penyakit ayan, ODGJ, gangguan jiwa,

Petugas saat memeriksa kondisi jasad Leplep usai ditemukan tewas mengambang dan bugil di pesisir pantai depan Pura Tirta Penambak, Bondalem, Selasa (27/10) (Istimewa)

Share this      

SINGARAJA–Temuan mayat dalam kondisi bugil kembali gegerkan warga Banjar Dinas Jro Kuta, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali, Selasa pagi (27/10).

Mayat pria tanpa busana dan celana itu ditemukan warga di pesisir pantai depan Pura Tirta Penambak, Bondalem.

Usut punya usut, temuan mayat yang hebohkan warga itu merupakan mayat dari Ketut Mudiasa alias Leplep, 50 warga asal Banjar Dinas Tegal Sari, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bali, mayat Leplep pertama kali ditemukan oleh  saksi Putu Ngurah Restama, 20, dan Putu Ngurah Rediasa, 21, (nelayan setempat) yang tengah melaut untuk mencari gurita sekitar pukul 09.30 WITA.

Saat ditemukan, posisi mayat tanpa busana dan celana itu ditemukan mengambang sekitar 100 meter dari lokasi saksi mencari gurita.

Melihat ada jasad mengambang, kedua nelayan inipun langsung mengevakuasi ke daratan dengan menggunakan jukung atau perahu.

Terkait temuan mayat, Perbekel Desa Bondalem, Gede Ngurah Sadu Adnyana membenarkan.

Hanya saja, terkait penyebab kematian korban, Adnyana mengaku belum mengetahui secara pasti.

Menurut Adnyana, saat dievakuasi, korban sudah dalam kondisi lemas dan tidak bernafas.

Meski begitu, dari riwayat semasa hidupnya, Adnyana mengatakan bahwa korban (Leplep) memang memiliki riwayat gangguan jiwa dan penyakit epilepsi.

"Jasad korban sudah disemayamkan di rumah duka di Banjar Dinas Tegal Sari, Desa Bondalem. Rencananya hari ini langsung dikebumikan oleh pihak keluarga. Pihak keluarga korban juga sudah mengikhlaskan kematiannya,” tandasnya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya mengatakan bahwa dari pemeriksaan, korban belum lama meninggal

"Hasil pemeriksaan, korban diperkirakan meninggal belum lama, belum sampai 6 jam. Sedangkan dari dugaan sementara, korban diduga tewas tenggelam saat mandi di tengah laut akibat sakit epilepsinya kambuh," tukasnya.

(rb/jul/pra/JPR)

 TOP