alexametrics
Minggu, 26 Sep 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Tempat Bermain Ramai, GTTP Ingatkan Klaster Baru “Sayang Anak”

07 November 2020, 19: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

wabah Covid-19, Corona, klaster baru, GTTP Covid-19 Denpasar, sayang anak, tempat bermain, tempat keramaian, Prokes, 3M,

Juru Bicara GTPP Covid-19 Denpasar I Dewa Gede Rai (Dok Radar Bali)

Share this      

DENPASAR-Meski belum dibuka, sejumlah tempat publik di Denpasar ramai dikunjungi warga.

Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Denpasar sengaja menutup area publik seperti lapangan dan tempat bermain untuk menekan penyebaran kasus Covid-19 yang lebih luas.

Seperti disampaikan Juru Bicara GTPP Covid-19 Denpasar I Dewa Gede Rai.

Baca juga: AWK juga Adukan Dua Media di Bali ke Dewan Pers

Dijelaskan, dengan masih ditutupnya sejumlah fasilitas umum dan area publik di Denpasar, pihaknya mengimbau semua warga untuk tidak melakukan aktivitas di tempat keramaian, apalagi memaksakan diri mengajak anaknya ke tempat bermain.

Imbauan GTPP ini, kata Dewa Rai karena pihaknya khawatir, dengan banyaknya masyarakat yang memaksakan diri datang atau bermain di area umum seperti lapangan dan tempat bermain anak bisa menjadi klaster baru penyebaran virus corona.

Apalagi imbuhnya, hingga saat ini, kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Denpasar masih naik turun.

“Sayang anak boleh saja, tapi jangan sampai demi alasan sayang anak justru menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19. Ini yang kami khawatirkan,”tegas Dewa Rai, Sabtu (7/11).

Dijelaskannya, dengan rentannya daya tahan/imun pada anak-anak, dan dengan ramainya pengunjung di arena bermain (meski masih ditutup) maka penularan virus Corona akan sulit dicegah.

“Artinya jika para orang tua tetap memaksakan untuk mengajak anaknya ke tempat bermain, mereka akan rentan terpapar virus karena tempat bermain itu dipakai banyak anak dan digunakan secara bergantian," tambahnya.

Untuk itu, guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan, serta upaya bersama menekan penyebaran virus Covid-19 dan menghindari munculnya klaster baru, pihaknya meminta

supaya masyarakat “menahan diri” dengan tidak melakukan aktivitas sementara di area publik/pusat keramaian.

Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk membiasakan pola hidup sehat serta mematuhi dan disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan melakukan “3M”, yakni memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak fisik/tidak membuat kerumunan. 

(rb/pra/pra/JPR)

 TOP