alexametrics
Kamis, 26 Nov 2020
radarbali
Home > Politika
icon featured
Politika
Pilkada Jembrana 2020

Coblosan Kian Dekat, Paslon Tamba–Ipat dan Bangsa Rekrut Ribuan Saksi

21 November 2020, 07: 29: 24 WIB | editor : ali mustofa

pilkada 2020, pilkada jembrana, coblosan kian dekat, paket tamba-ipat, paket bangsa, rekrut saksi, kpu jembrana

Ilustrasi (dok.radarbali)

Share this      

NEGARA – Pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Jembrana tinggal menghitung hari.

Tim pemenangan masing-masing calon sudah menyiapkan saksi di setiap jenjang, mulai dari tingkat tempat pemungutan suara (TPS) hingga tingkat kabupaten.

Namun, masing-masing calon memiliki jumlah saksi berbeda. Adri total 640 TPS se Jembrana, bahkan salah satu pasangan calon menyiapkan dua orang saksi untuk satu TPS.

Tim pemenangan pasangan calon I Nengah Tamba – I Gede Ngurah Patriana Krisna pada Pilkada Jembrana sudah merekrut sebanyak 1.372 orang untuk menjadi saksi.

Terbanyak saksi di tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak dua orang setiap TPS, kemudian saksi di tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten.

“Saksi sudah siap semua,” kata I Nyoman Birawan, ketua badan saksi pasangan calon nomor urut dua. Menurutnya, karena saksi menjadi garda terdepan mengawal suara di setiap TPS.

Harapannya, apabila ditemukan kecurangan agar melaporkan, sehingga saksi bisa mengawal pesta demokrasi.

”Saksi harus fokus bekerja karena menjadi ujung tombak kemenangan. Jika ditemukan pelanggaran harus didokumentasikan untuk dijadikan bukti,” ungkapnya.

Selain pada saat pemungutan dan penghitungan suara, pada saat penyerahan undangan pada pemilih oleh penyelenggara harus mendapat pengawasan untuk mengantisipasi penyalahgunaan.

Karena dalam beberapa kali pemilu, ada penggunaan undangan memilih oleh orang lain. Terpisah, tim pemenangan pasangan calon I Made Kembang Hartawan dan I Ketut Sugiasa (Bangsa) memastikan sudah menyiapkan saksi untuk setiap TPS hingga tingkat kabupaten.

“Kami sudah menyiapkan saksi dan sudah dilakukan pelatihan-pelatihan,” kata humas tim pemenangan nomor urut satu, I Ketut Suastika.

Sayangnya, ditanya mengenai jumlah saksi yang sudah disiapkan enggan disebutkan karena menyangkut strategi pemenangan.

“Saksi ini menjadi ujung tombak pemenangan, sehingga harus tangguh, paham dan kemampuan untuk menjaga kemenangan,” ungkapnya. 

(rb/bas/mus/JPR)

 TOP