alexametrics
Sabtu, 23 Jan 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Warga Bisa Minta Pemkab Tabanan Pangkas Pohon yang Rawan Tumbang

28 November 2020, 13: 55: 02 WIB | editor : ali mustofa

BPBD dan DLH Tabanan melakukan pemotongan pohon perindang rawan tumbang di Jalan Kabupaten Banjar Bangki, Desa Penatahan, Kecamatan Penebel.

BPBD dan DLH Tabanan melakukan pemotongan pohon perindang rawan tumbang di Jalan Kabupaten Banjar Bangki, Desa Penatahan, Kecamatan Penebel. (JULIADI/ RADAR BALI)

Share this      

TABANAN - Intensitas hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang menyebabkan beberapa pohon perindang yang berada di Jalan Nasional, Provinsi dan Kabupaten kerap kali tumbang. Bahkan beberapa kejadian pohon tumbang juga menimpa rumah penduduk.

Meningkatkan kewaspadaan terjadinya kembali pohon perindang tumbang saat musim penghujan di bulan November dan Desember. Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD (BPBD) Tabanan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng mulai melakukan pemotongan sejumlah pohon.

Pemotongan pohon tidak hanya dilakukan pada pohon-pohon perindang yang berada dipinggir jalan. Melainkan pohon-pohon yang berada di areal rumah penduduk yang rawan tumbang.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan I Putu Trisna Widiatmika mengaku pemotongan pohon perindang sebagai antisipasi musibah bencana alam pohon tumbang ditengah musim penghujan yang sudah terjadi sekarang ini. Juga karena adanya fenomena la nina yang diprediksi mulai meningkat pada bulan akhir tahun ini.

“Fokus kami pemotongan pohon perindang pada ruas jalan nasional, provinsi, kabupaten hingga jalan desa yang rawan tumbang. Kemudian juga pada pohon-pohon yang berdekatan dengan rumah penduduk,” ujarnya.

Pemotongan pohon tidak boleh sembarang dilakukan harus dilakukan pendataan terlebih dahulu. Pohon perindang yang dipotong syaratnya berpotensi tumbang yang mengancam keselamatan pengendara, usia pohon yang sudah tua, karena semakin tua maka semakin keropos batangnya.

Kemudian ranting dan daun pohon yang tumbuh lebat yang dapat juga menyebabkan pohon tersebut tumbang.  

“Nah, kalau ada permintaan dari warga pemotongan pohon, karena mereka menilai rawan tumbang. Maka kami siap akan turun melakukan pemotongan,” ucapnya, Jumat, (27/11).

Krisna menambahkan pemotongan pohon nantinya dilakukan oleh petugas BPBD dan DLH Tabanan. Selain itu pihaknya juga akan berkoordinasi PLN untuk melakukan pemotongan pohon-pohon yang dilewati kabel listrik.

Diakuinya beberapa lokasi hari ini sudah dilakukan pemotongan pohon rawan tumbang. Seperti di daerah jalan Desa Cau Blayu, Kecamatan Marga, pemotongan pohon di Jalan Kabupaten Banjar Bangki, Desa Penatahan, Kecamatan Penebel

“Untuk petugas BPBD yang terlibat setiap harinya sekitar 3-5 petugas. Dibantu juga petugas dari DLH Tabanan,” pungkasnya. 

(rb/jul/yor/mus/JPR)

 TOP