alexametrics
Jumat, 07 May 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Dulu Terkecil, Angka Pengangguran di Bali Masuk Ranking 18 Nasional

01 Januari 2021, 23: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Angka pengangguran Bali, Covid-19, pengangguran bali meningkat, Pemprov Bali, Wagub Cok Ace, pelaku pariwisata Bali,

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Arta Ardana Sukawati (Dok Radar Bali)

Share this      

DENPASAR-Sempat menduduki posisi terendah nasional, akibat pandemi Covid-19, angka atau jumlah penggangguran di Provinsi Bali langsung meroket.

Bahkan jika sebelumnya Bali sempat menduduki peringkat pertama dengan angka pengangguran terkecil (jumlah 1, 6 persen). Kini secara nasional, Bali masuk peringkat 18 (dengan jumlah pengangguran 5, 6 persen)

Seperti disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Jumat (1/1).

Baca juga: Mendadak Kolaps Jelang Sandar, Nahkoda Kapal KM Asia Persada Tewas

Dijelaskan, merosotnya peringkat Bali disebabkan karena banyak pelaku pariwisata di Bali yang terdampak.

Untuk itu, guna mengembalikan kondisi ekonomi Bali akibat wabah Covid-19, sejumlah upaya terus dilakukan Pemerintah.

Sejumlah upaya itu, kata Cok Ace, yakni selain pembentukan Tim Satgas, Tim percepatan pemulihan ekonomi dampak Covid-19. Pemprov Vali juga melakukan upaya peningkatkan daya tahan bagi pelaku pariwisata (melakukan relaksasi pajak, hutang-hutang dan memberikan bantuan tunai langsung dan subsidi BPJS), sekaligus membangun daya saing dengan membangun kepercayaan pasar terhadap Bali (dengan melakukan promosi dan meningkatkan kesiapan kita tentang jaminan keselamatan dan jaminan kesehatan bagi wisatawan yang datang sehingga kepercayaan manca negara kembali pulih untuk Bali).

“Dengan upaya pemberlakuan dan pelaksanaan program CHSE bagi pelaku pariwisata terutama hotel, daya tarik wisata dan transportasi dengan pola offline dan online. Tugas pemulihan ekonomi dalam rangka menumbuhkan "trust" atau kepercayaan terhadap pasar dengan taglune "trust be coming" diharapkan mampu memberikan parameter positif bagi new boarder ke depannya,”paparnya.

Sementara Koordinator Tim Verifikasi Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru Bidang Pariwisata Yoga Iswara, mengatakan sejumlah progres yang dilakukan tim verifikasi protokol tatanan kehidupan era baru bidang pariwisata selama enam (6) bulan adalah sebanyak 215 hotel bintang 3, bintang 4 dan bintang 5 diseluruh Bali,  yang sudah terverifikasi. 41 wisata Tirta, 81 daya tarik wisata dan mice dan 48 transportasi.

Proses verifikasi yang dilakukan lebih memfokus pada penyiapan protokol kesehatan baik dari ketersediaan dan juga penerapan. Selain juga penggunaan aksara Bali, dan penggunaan sampah sekali pakai (non plastik).

“Jika kita amati Peraturan Gubernur terkait sejumlah aturan pengurangan penggunaan sampah plastik merupakan salah satu perbaikan DNA bagi keberlangsungan pariwisata ke depan.

Sehingga pariwisata Bali memiliki image dan citra yang baik di mata dunia, dengan mengusung konsep "paras paros, segilik seguluk subayantaka" dengan tetap mempertahankan sumber daya manusia yang berkualitas,”tukasnya. 

(rb/feb/pra/JPR)

 TOP