alexametrics
Minggu, 28 Feb 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Ada Kondom di TKP Pembunuhan Cewek Subang, Netizen Beri Respon Menohok

22 Januari 2021, 18: 45: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

pembunuhan, dwi farica lestari, cewek subang,  tewas telanjang, ojol, gojek, Polresta Denpasar, temuan kondom, prostitusi online,

Korban pembunuhan sadis Dwi Farica Lestari (Istimewa)

Share this      

DENPASAR-Meski hampir sepekan, pengungkapan kasus pembunuhan sadis di Thalia Homestay, Jalan Tukad Batanghari XA Gang 1 No.12, Panjer, Denpasar Selatan masih misterius.

Bahkan, kendati penyidik dari tim gabungan kepolisian dari Polsek Denpasar Selatan, Polresta Denpasar, dan Polda Bali telah meminta keterangan sejumlah saksi dan menyita sejumlah barang bukti di TKP.

Namun hingga kini, polisi belum juga berhasil mengungkap siapa pelaku pembunuhan sadis terhadap wanita muda asal Subang, Jawa Barat, Dwi Farica Lestari (DFL).

 Seperti diketahui, warga metro Denpasar, Sabtu lalu (16/1) sekitar pukul 02.30 WITA dihebohkan dengan tewasnya Dwi Farica Lestari, salah satu penghuni kamar kos elite di kawasan Renon, Densel.

Wanita berusia 24 tahun dan dikabarkan sudah berstatus janda beranak satu ini ditemukan tetangga dan juga pengelola kos dalam kondisi tewas bersimbah darah dengan kondisi telanjang bulat.

Diduga kuat warga RT 18, Dusun Karanganyar, Desa Kebon Danas, Kecamatan Pusaka Jaya, Subang tewas dibunuh.

Ia tewas dengan luka gorok dileher.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan saat dikonfirmasi, Kamis kemarin (21/1), memberikan pernyataan mengejutkan terkait proses penyelidikan polisi.

Pernyataan mengejutkan dari perwira menengah dengan tiga melati di pundak, ini yakni soal temuan alat kontrasepsi kondom di TKP pembunuhan Dwi Farica Lestari.

Tak hanya kondom, dari hasil olah TKP dan penyelidikan, polisi juga menemukan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 250 ribu di kamar tempat menginap korban.

Bahkan, Kombes Jansen pun tak menampik soal adanya dugaan prostitusi online dalam kasus ini.

Dugaan itu, imbuh Kombes Jansen diperkuat dengan adanya empat orang yang sempat bertemu korban beberapa jam sebelum kejadian.

Atas temuan kondom dan dugaan keterlibatan korban dalam prostitusi online langsung menui banyak komentar menohok dari netizen.

Meski beberapa warganet mengaku tak heran atas dugaan itu, namun ada dari beberapa netizen lain pun memberi komentar negative.

Meski begitu, banyak dari para netizen yang menyesalkan atas kasus pembunuhan yang menimpa korban dan berharap pelaku pembunuhan segera tertangkap.

Salah satunya akun medsos milik @cahaya Dewata. “Semoga diterima semua amal baiknya dan ibadahnya. Dan diampuni sgala kekhilafannya adek dwi farica lestari”tulisnya.

(rb/pra/pra/JPR)

 TOP