alexametrics
Minggu, 28 Feb 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Aniaya Pria Mabuk, 2 Oknum Anggota Ormas Bertato di Bali Dijuk Polisi

22 Januari 2021, 20: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

aniaya pria mabuk, oknum anggota ormas, anggota ormas bertato, Polsek Mengwi, oknum ormas ditangkap, mabuk tuak, ormas Bali,

Tersangka Kadek Doris Pranata asal Marga,Tabanan dan I Made Sudiasa asal Kediri, Tabanan (baju tahanan) saat diamankan polisi di Mapolsek Mengwi. (Istimewa)

Share this      

MANGUPURA-Dua orang pria bertato terduga oknum anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) di Bali dibekuk jajaran polisi dari Unit Reskrim Polsek Mengwi.

Kedua pelaku oknum anggota ormas itu, yakni masing-masing Kadek Doris Pranata asal Marga,Tabanan dan I Made Sudiasa asal Kediri, Tabanan.

Keduanya ditangkap karena menganiaya seorang pemuda yang sedang mabuk dengan alasan sepele.

Sedangkan korbannya adalah Adi Siswanto asal Banyuwangi, Jawa Timur. Korban dianiaya gara-gara tak menjawab pertanyaan pelaku saat kondisi mabuk.

Seperti dibenarkan Kasubag Humas Polres Badung, Iptu I Putu Oka Bawa.

Saat dikonfirmasi, Jumat (22/1), Iptu Oka Bawa menjelaskan, penganiayaan yang menimpa korban Adi Siswanto terjadi, pada Kamis (21/1) sekitar pukul 20.30 WITA di kos korban di Banjar Gegaran, Desa Baha, Mengwi, Badung.

Kejadian bermula saat korban asal Banyuwangi itu sedang makan dan minum di salah satu warung di Banjar Busana, Mengwi, Badung sekitar pukul 20.00 WITA. 

"Melihat korban beserta satu temannya dalam keadaan mabuk, rekan korban mengajak korban dan satu temannya untuk pulang ke kos di Banjar Gegaran, Baha. Setibanya di kos dua pelaku menanyakan saksi dan korban. Keduanya bertanya apa yang diminum oleh saksi dan korban. Nah, teman korban menjawab, kalau mereka baru minum tuak," terang Iptu I Putu Oka Bawa.

Sementara itu, korban tidak menjawab karena sedang mabuk. Karena sedang mabuk itu juga, kemudian korban tidur di lantai depan kamar kosnya.

Ketika korban tidak menjawab pertanyaan kedua pelaku, selanjutnya kedua pelaku langsung memukul dan menendang korban sehingga menyebabkan korban mengalami luka robek di telinga sebelah kiri.

"Setelah memukul dan menendang korban, kedua pelaku langsung pergi. Atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadiannya ke Polsek Mengwi untuk penanganan lebih lanjut," imbuh Oka Bawa. 

Selanjutnya, berdasarkan laporan korban, polisi mendatangi lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan korban dan saksi di lokasi kejadian, polisi akhirnya mengantongi identitas kedua pelaku. Ternyata dari hasil penyelidikan kedua pelaku merupakan anggota salah satu ormas di Bali.

Kemudian, sekitar dua jam usai kejadian, polisi akhirnya menangkap pelaku Kadek Doris Pranata di Banjar Kelaci, Marga, Tabanan dan selanjutnyamengamankan pelaku I Made Sudiasa di Banjar Tegal, Kediri, Tabanan.

"Dari hasil interogasi, pelaku Kadek Doris Pranata mengaku memukul korban dengan tangan mengepal sebanyak dua kali ke kepala sebelah kiri korban kemudian menendang sebanyak dua kali dengan kaki kanan pada bagian sebelah kiri. Sedangkan pelaku I Made Sudiasa alias Tapak mengaku menendang korban pada kaki sebelah kiri korban sebanyak satu kali dengan menggunakan kaki kanannya.

Motifnya karena korban tidak menjawab saat kedua pelaku bertanya," tandas Oka Bawa.

(rb/mar/pra/JPR)

 TOP