alexametrics
Minggu, 28 Feb 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Pembunuhan Sadis Cewek Subang di Panjer

UPDATE! Polisi Sebut Korban Sempat Layani 6 Pria Sebelum Tewas Dibunuh

Satu Diantaranya Termasuk Terduga Pelaku

22 Januari 2021, 21: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

pembunuhan, dwi farica lestari, cewek subang,  tewas telanjang, ojol, gojek, Polresta Denpasar, temuan kondom, prostitusi online, booking order, layan

Mendiang Dwi Farica Lestari semasa hidup (Istimewa)

Share this      

DENPASAR-Satu per satu, fakta dibalik kasus pembunuhan sadis yang dialami wanita cantik asal Subang, Jawa Barat, Dwi Ferica Lestari (DFL) terungkap.

Terbaru, dari hasil pengembangan dan penyelidikan polisi, terungkap jika sebelum ditemukan tewas dibunuh dengan cara sadis di kamar No.1 Thalia Homestay, Jalan Tukad Batanghari XA Gang I No.12, Renon, Panjer, Densel, pada Sabtu (16/1) pukul 02.30 WITA, korban sempat melayani 6 (enam) pria termasuk satu diantaranya terduga pelaku.

Informasi bahwa korban sempat melayani enam pria itu terungkap dari pernyataan sumber kepolisian dari sejumlah keterangan saksi yang sempat diperiksa polisi, Jumat (22/1).

Menurut sumber, sebelum tewas dibunuh dengan sadis, korban memang baru tinggal di Thalia Homestay selama dua hari. Sehari menumpang di kamar saksi Dianty, 22, dan sehari lagi di kamar No.1 yang disewa korban dan menjadi TKP pembunuhan.

Menurut sumber, hubungan Dianty dengan korban Dwi Farica Lestari, adalah teman akrab.

Masih kata sumber, sejak korban tiba di Bali, korban memang sempat menumpang di kamar saksi Dianty. “Dibandingkan korban, Saksi Dianty ini memang terlebih dahulu tinggal di Thalia Homestay. Jadi karena teman akrab, korban sempat menumpang di kamar saksi,”jelas sumber.

Selanjutnya, sehari menumpang di kamar Dianty, korban imbuh sumber langsung menjajakan diri dengan bergabung di aplikasi dewasa secara online dan memutuskan menyewa kamar sendiri di kamar No.1 (TKP).  

"Setelah pindah kamar, korban yang memiliki anak satu ini dikatakan sempat melayani beberapa orang laki-laki hidung belang. Kurang lebih 5 (lima) orang. Kalau plus pelaku, totalnya ada 6 (enam) orang," imbuh sumber mengutip keterangan sejumlah saksi.

Terkait dengan informasi sumber, Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan saat dikonfirmasi, Jumat (22/1) membenarkan.

Menurut Kombes Jansen, dari keterangan sejumlah saksi, diketahui, bahwa korban memang baru dua hari di Bali dan tinggal di TKP.

Bahkan  Kombespol Jansen juga tidak menampik soal informasi terkait dugaan keterlibatan korban dalam praktek prostitusi terselubung via online 

Menurutnya, ada lima orang katanya sudah sempat dilayani oleh wanita yang di maksud. "Ya katanya dia itu open BO (booking order), begitu istilahnya. Orang ke enam itulah terdapat dalam video rekam CCTV yang beredar di sosmed itu," pungkas Kapolresta.


(rb/dre/pra/JPR)

 TOP