alexametrics
Kamis, 25 Feb 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Terbangkan Motor ke Laut di Bali, Bule Rusia Ini Akhirnya Dideportasi

24 Januari 2021, 15: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

bule rusia, terbangkan motor, laut di bali, deportasi bule rusia, imigrasi denpasar, kanwilkum bali

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali Jamaruli Manihuruk saat menunjukkan paspor sang bule (Wayan Widyantara/Radar Bali)

Share this      

DENPASAR - Masih ingat dengan aksi motor nyemplung ke laut yang dilakukan oleh wisatawan asing di Bali pada bulan Desember 2020 lalu?

Ya, pria dengan pemilik akun Instagram yang viral itu @sergey_konsenko akhirnya dideportasi ke negara asalnya, Minggu hari ini (24/1).

Hal ini dilakukan oleh pihak imigrasi Ngurah Rai karena telah melakukan pengecekan data perlintasan masuk terhadap Warga Negara Rusia a,n. Sergei Kosenko pemegang Paspor Nomor 7562284** dengan masa berlaku 21 Oktober 2017 s.d. 21 Oktober 2027.

Diketahui, yang bersangkutan masuk ke wilayah Indonesia tanggal 31 Oktober 2020 melalui TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Soekarno Hatta dengan menggunakan visa kunjungan.

Izin tinggal kunjungan yang bersangkutan berlaku sampai dengan tanggal 29 Desember 2020 dan telah diperpanjang sampai dengan tanggal 28 Januari 2021.

Berdasar data keimigrasian tercatat alamat Sergei Kosenko di Jalan Siligita Nusa Dua, namun yang bersangkutan mengaku tidak pernah mengetahui dan tidak pernah tinggal di alamat tersebut.

Sergei Kosenko saat diperiksa mengaku sedang menyewa sebuah private villa di daerah Berawa, Canggu, yang bersangkutan juga pernah berpindah-pindah

menginap di beberapa tempat di Bali dan Lombok, dan terakhir Sergei Kosenko tinggal di W Hotel Seminyak.

Masih dalam proses pemeriksaan terhadap Sergei Kosenko, diketahui yang bersangkutan membuat ulah kembali dengan mengadakan party tanpa

memperhatikan protokol kesehatan di daerah Badung dan diunggah di akun Instagram @sergey_kosenko pada Senin tanggal 11 Januari 2021.

Kegiatan tersebut telah melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku salah satunya berupa Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19

Nomor 02 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Untuk itu, patut diduga Sergei Konsenko telah melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian

yang menentukan bahwa Pejabat Imigrasi berwenang melakukan Tindakan Administratif terhadap Orang Asing yang berada di Wilayah Indonesia yang

melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak mentaati peraturan perundang-undangan.

“Kami telah kumpulkan bukti-bukti. Kalau sudah aturan yang dilanggar, itu bisa dideportasi. Pesta misalnya, dimana mereka mengumpulkan masa dan melanggar protokol kesehatan.

Inilah tindakannya dan orang bersalah kita pastikan dideportasi. Kami juga tangkal diaasuk ke Indonesia selama 6 bulan dan bisa diperpanjang," ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali Jamaruli Manihuruk.

(rb/ara/mus/JPR)

 TOP