alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

CCKK! Ditampar Lalu Balas Tusuk, TSK Penusukan Ungkap Fakta Mengerikan

28 Januari 2021, 10: 32: 27 WIB | editor : ali mustofa

kasus penganiayaan, ditampar, balas tusuk, tsk penusukan, fakta mengerikan, polsek densel

Tersangka Welem Nduni diamankan dengan tangan terborgol (Istimewa)

Share this      

DENPASAR - Terungkap sudah motif penusukan terhadap Petrus Sairo Lende, 38, asal Wewewa Timur, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT),

yang terjadi di sebuah kosan cewek di Jalan Raya Sesetan Gang Ikan Mas No. 45, Sesetan, Denpasar Selatan, Selasa (26/1) lalu.

Ternyata motif penusukan dengan pisau dapur oleh temannya, Welem Nduni, 37, warga Sumba Barat Daya itu hanya masalah sepele.

Baca juga: Karangasem Paceklik Bibit Babi, Harga Naik 100 %, Peternak Menjerit

Terungkap, tersangka Welem terbakar emosi lantaran motor yang disewakan ke temannya, malah dipinjamkan lagi ke orang lain oleh korban Petrus. Puncaknya, setelah terjadi baku mulut, terjadi penusukan pada korban.

Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika Karsito Putro menyatakan, pasca kejadian tersangka langsung diamankan.

"Motifnya terungkap. Kasus penganiayaan itu dipicu masalah peminjaman sepeda motor. Motor yang dimaksud itu milik pelaku bernama Welem," tutur Iptu Hadimastika.

Menurutnya, kejadian bermula ketika pelaku Welem Nduni, 37, yang diduga tinggal di salah satu kos dengan Petrus itu bertandang ke salah satu kamar kos tetangganya  di Jalan Raya Sesetan Gang Taman Sari, Nomor 17, Denpasar.

Tujuannya menanyakan sepada motor yang dipinjamkan kepada Petrus Sairo Lende. Tersangka akhirnya bertemu korban di TKP.

Di TKP, Petrus sedang duduk dengan seorang temannya. Dari arah belakang, tersangka Welem lantas menepuk punggungnya terkesan sedang marah.
Ketika ditanya terkait motor, korban lantas menjawab dan langsung menampar Welem. Petrus mengatakan bahwa motor yang dipinjamnya disewakan ke orang lain.

Welem pun marah. "Bukannya minta maaf, korban malah tersinggung dan menampar pipi pelaku. Kedua pemuda asal Sumba Barat Daya, NTT itu pun cekcok.

Saat terjadi keribuatan, pelaku mengeluarkan pisau, tapi dilerai oleh temannya sambil merebut pisau berukuran kecil yang belakangan diketahui dibuang di halaman teras kosan," terangnya. 
Pelaku yang masih emosi justru masuk ke salah satu kamar kos. Ia menuju ke dapur  dan mengambil pisau berukuran sedang.

Melihat hal itu, korban Petrus ditarik oleh temannya menuju kamar mandi untuk sembunyi.

Namun, kekhawatiran itu akhirnya menjadi kenyataan.

Petrus justru memaksa keluar dari kamar mandi dan akhirnya ditusuk oleh pelaku. "Petrus berusaha kabur menyelamatkan diri.

Sempat dikejar hingga halaman depan kosan, lalu ditusuk di bagian perut dan pinggang hingga tersungkur," urai Iptu Hadimastika. 
Melihat Petrus tersungkur akibat luka yang dialami, tersangka Welem bergegas kabur dan pisau dibuang di gang.

Saksi meminta pertolongan kepada tetangga kosnya, kemudian korban dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans BPBD dalam kondisi kritis.

Saat itu Petrus mengenakan baju kaos warna hitam dan celena pendek loreng. "Setelah menerima laporan, kami langsung ke TKP dan pelaku diamankan beserta barang bukti pisau.

Motifnya salah paham karena pinjam motor. Keduanya saling kenal. Kami.masih dalami keterangan pelaku, " tutur Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika Karsito Putro.

(rb/dre/mus/JPR)

 TOP