alexametrics
Senin, 01 Mar 2021
radarbali
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Atlet Disabilitas Asal Bali Andreas Deux Talitakum Raih Peringkat Tiga

Ajang Battle of Gods PUBG Mobile Mode Solo

19 Februari 2021, 20: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Dewa United Esports, atlet disabilitas, Pulau dewata, PUBG, Andreas Deux Talitakum,

Suasana Launching Dewa United Esports di JHL Solitaire Hotel (Istimewa)

Share this      

DENPASAR - Dewa United Esports hadir sebagai tim baru yang turut meramaikan olahraga esports Tanah Air.

Meskipun masih sebagai tim Esport baru di Indonesia, mereka melakukan gebrakan dengan menggelar turnament Battle of Gods. 

Battle of Gods diselenggarakan di sembilan kota seperti Jakarta, Tangerang, Bandung, Solo, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Makassar dan Palembang di awal Februari lalu. 

Perhatian dari Dewa United Esport juga terlihat untuk komunitas disabilitas di Indonesia.

“Kami mengunjungi Yayasan Pembina Anak Cacat (YPAC) di Jakarta, Palembang, Bandung, Solo, Makassar dan Surabaya,” tutur CEO Dewa United David saat konferensi pers daring, Kamis kemarin (18/2).

Dalam turnament Battle of Gods, terdapat satu kategori khusus untuk teman disabilitas, yaitu PUBG Mobile Mode Solo.

Battle of Gods PUBG Mobile Mode Solo menyediakan 100 slot peserta untuk teman disabilitas.

Menariknya, teman-teman disabilitas sangat antusias dengan turnamen ini.

Di kategori ini, atlet disabilitas asal Pulau Dewata Andreas Deux Talitakum berhasil bertengger di peringkat ketiga.

Peringkat pertama ditempati Muhammad Rafi Sandi dari Jakarta. Juara kedua adalah Jarot Adrianto Putra asal Makassar. 

Ketiga pemenang Battle of Gods PUBG Mobile Mode Solo langsung dihadirkan dalam acara launching tim Dewa United Esports di JHL Solitaire Hotel.

Pada kesempatan tersebut para pemenang menceritakan pengalaman mereka saat mengikuti Battle of Gods PUBG Mobile Mode Solo.

Andreas Deux Talitakum tidak menampik Battle of Gods merupakan kompetisi esports pertama yang memiliki kategori disabilitas.

Andreas berharap kompetisi untuk teman disabilitas tetap diadakan untuk ke depannya.

"Belum ada wadah untuk kami teman disabilitas di bidang esports. Ini yang pertama kali diadakan di Indonesia oleh Dewa United Esports. Semoga semakin banyak wadah yang diberikan untuk kami. Semoga Dewa United Esports semakin berkembang dan maju," tutup Andreas. 

(rb/lit/pra/JPR)

 TOP