alexametrics
Sabtu, 06 Mar 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Santunan Kematian Pasien Covid-19 Mendadak Batal Diberikan. Ada Apa?

22 Februari 2021, 19: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Santuan kematian, pasien Covid-19, Dinas Sosial, Dinsos Jembrana, Kemensos RI, ahli waris, santunan batal diberikan, Pemprov Bali, Pemkab Jembrana,

Petugas saat melakukan prosesi pemakaman terhadap pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Jembrana beberapa waktu lalu. (Istimewa)

Share this      

NEGARA - Santunan bagi ahli waris pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia sebesar Rp 15 juta batal diberikan.

Pembatalan pencairan santunan kematian tersebut, berdasarkan surat dari Kementerian Sosial bahwa rekomendasi dan usulan yang disampaikan Dinas Sosial (Dinsos) kabupaten dan provinsi tidak bisa ditindaklanjuti.

Kepala Dinsos Jembrana I Made Dwipayana saat dikonfirmasi, Senin (22/2) mengatakan, berdasarkan surat Kementerian Sosial (Kemensos) RI, maka santunan kematian tidak diberikan bagi ahli waris.

Dalam surat Nomor: 150/3.2/BS. 01.02/02/2021, disampaikan bahwa pada tahun anggaran 2021 tidak tersedia alokasi anggaran santunan korban meninggal akibat Covid-19 bagi ahli waris.

Selain itu, dalam surat Kementerian Sosial tersebut juga disebutkan agar Dinsos kabupaten untuk tidak memberikan rekomendasi dan usulan lagi pada Kemensos.  

“Sehingga berdasarkan surat tersebut, usulan yang disampaikan ahli waris melalui Dinas Sosial provinsi tidak bisa ditindaklanjuti,” jelasnya.

Atas keputusan itu, Dwipayana mengaku kaget adanya surat tersebut.

Pasalnya, sebelum terbitnya surat, pihak Dinsos Jembrana sudah gencar memfasilitasi dan melakukan sosialisasi kepada ahli waris.

Bahkan atas fasilitasi yang dilakukan Dinsos, sudah banyak para ahli waris yang mangajukan permohonan dan telah dilakukan verifikasi oleh pemerintah provinsi

(rb/bas/pra/JPR)

 TOP