alexametrics
Senin, 01 Mar 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Santuan Kematian Pasien Covid-19 Batal Diberikan, Kadinsos Minta Maaf

22 Februari 2021, 19: 45: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Santuan kematian, pasien Covid-19, Dinas Sosial, Dinsos Jembrana, Kemensos RI, ahli waris, santunan batal diberikan, Pemprov Bali, Pemkab Jembrana, ka

Kepala Dinas Sosial Jembrana I Made Dwipayana (Dok Radar Bali)

Share this      

NEGARA-Pembatalan pemberian/pencairan santunan bagi ahli waris pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia sebesar Rp 15 juta oleh Kementerian Sosial tak hanya membuat kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jembrana kaget.

Bahkan atas batalnya pemberian santunan kematian bagi ahli waris, Kepala Dinsos Jembrana I Made Dwipayana langsung meminta maaf ke masyarakat

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Jembrana terutama keluarga yang kerabatnya meninggal dunia akibat  Covid-19. Dimana sebelumnya telah ada harapan untuk mendapat santunan, namun dengan adanya surat dari pusat yang kami terima hari Sabtu, 19-2-2021 tersebut tidak dapat kami tindak lanjuti," terangnya Dwipayana melalui pesan pendek pada awak media, Senin (22/2)

Padahal sebelum dibatalkan, berdasarkan surat edaran Kementerian Sosial (kemensos RI) Nomor: 427/3.2/BS.01.02/06/2020, para ahli waris yang anggota keluarganya meninggal karena terkonfirmasi positif Covid-19 mendapat dana santuan sebesar Rp 15 juta.

 "Pemerintah kabupaten hanya menerima usulan, karena anggaran dari pemerintah pusat," terangnya.

Bahkan berdasarkan surat edaran Kemensos itu, Dinsos Jembrana sudah langsung menindaklanjuti dengan sosialiasi pada camat dan perbekel agar membantu warganya jika ada yang meninggal agar ahli warisnya untuk mengusulkan permohonan.

Permohonan yang disampaikan pada Dinas Sosial kabupaten, selanjutnya disampaikan pada Dinas Provinsi Bali untuk diverifikasi.

Sehingga atas sosialisasi itu, banyak masyarakat khususnya ahli waris yang sudah mengajukan. Bahkan sesuai catatan saat ini, sudah ada 23 usulan yang disampaikan pada Dinas Sosial Jembrana.

Sebanyak 20 usulan sudah disampaikan Dinas Sosial Provinsi untuk dilakukan verifikasi, namun dari total itu, yang lolos verifikasi hanya 9 (Sembilan) usulan.

Namun kini dengan terbitnya Surat Kemensos RI Nomor: 150/3.2/BS. 01.02/02/2021, ahli waris yang anggotanya meninggal akibat terkonfirmasi Covid-19 tak menerima lagi. Termasuk ahli waris yang sudah terlanjur menyampaikan usulan.

(rb/bas/pra/JPR)

 TOP