alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Dari Tewasnya Wanita Diduga WNA di Pecatu

Sempat Dikira Boneka, Temukan HP Berbahasa China Dekat Jasad Wanita

24 Februari 2021, 19: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

temuan mayat, mayat wanita, mrs X, wanita WNA, Polsek Kutsel, Balawista badung, jatuh dari tebing, mayat dikira boneka,

SEMPAT DIKIRA BONEKA : Jasad Mrs X sesaat setelah ditemukan di dasar tebing area Pantai Bingin, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Rabu pagi (24/2) (Andre Sulla)

Share this      

Warga Desa Pecatu, Kuta Selatan (Kutsel), Badung, Bali, Rabu pagi (24/2) sekitar pukul 07.40 WITA dihebohkan dengan tewasnya seorang wanita tanpa identitas alias Mrs X.

Diduga wanita berwajah oriental itu tewas setelah terjatuh dari atas tebing setinggi 10 meter di area Pantai Bingin, Desa Pecatu, Kutsel.

Lalu bagaimana kronologi hingga wanita yang diduga warga Negara asing ini ditemukan dalam kondisi meregang nyawa?

Baca juga: Lupa Matikan Api Kompor, Dapur Pedagang Sate Terbakar

ANDRE SULLA, Badung

PUTU Sanjaya, pemuda berusia 24 tahun warga Lingkungan Bingin, Desa Pecatu, Kuta Selatan ini tak mengira jika niatnya memancing untuk mencari ikan di laut malah menemukan mayat perempuan.

Saat ditemukan, jasad wanita dengan kulit kuning bersih itu dalam kondisi terbaring di atas pasir dalam posisi tengadah dan hanya mengenakan baju terusan warna merah.

Terkejut dengan yang dilihatnya, saksi Sanjaya langsung melaporkan kejadian itu ke kepala lingkungan serempat dan kemudian diteruskan ke anggota Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Badung Pos Bingin dan Dreamland.

Seperti dibenarkan Wayan Somer, salah satu pengawas Balawista Sektor Selatan, Kecamatan Kuta Selatan.

Menurutnya, usai menerima laporan, pihaknya langsung mengkonfirmasi temuan mayat wanita ke pihak kepolisian terdekat (Polsek Kuta Selatan).

"Mayat ditemukan di bawah tebing antara Pantai Bingin dan Pantai Dreamland, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan. Setelah menerima informasi, kami langsung datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi," terang Somer.

Dibantu warga sekitar, tim Balawista bersama anggota kepolisian Polsek Kuta Selatan, Linmas, dan Pecalang setempat langsung mengevakuasi jenazah ke atas tebing menggunakan tandu.

"Kita belum tahu dari mana asal dan dimana tempat tinggal korban. Dilihat dari nama kontak HP-nya seperti tulisan China," beber Somer.

Selanjutnya, usai berhasil dinaikan ke atas tebing, jenazah langsung dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar menggunakan mobil ambulans Balawista.

Terkait temuan jenazah wanita, Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai membenarkan.

Ia membenarkan bahwa jasad wanita ditemukan oleh warga setempat yang hendak mencari ikan ke laut.

Dijelaskan, sebelum ditemukan dalam kondisi tewas, dari keterangan saksi di lapangan, saksi sempat mengira jika korban adalah boneka

“Awalnya diduga boneka, karena penasaran, saksi mendekati dan dia pun kaget karena ternyata seorang perempuan sudah meninggal dalam kondisi menengadah memakai dress kemben merah,”ujarnya.

Hasil pemeriksaan awal, perempuan mata sipit berkulit putih tersebut mengalami patah tulang engkel kaki kanan.

Diduga penyebab meninggal karena terjatuh dari atas tebing Pantai Bingin.

“Dugaan sementara korban terjatuh saat sedang jalan-jalan di pinggir tebing,”imbuhnya.

Selain itu, dari ciri fisik korban, kapolsek menduga kuat jika korban adalah warga negara asing (WNA).

Hanya saja Kapolsek belum berani memastikan. “Identitasnya belum ditemukan, hanya ada sebuah handphone berbahasa asing. Kami masih melakukan penyelidikan,”tukasnya.

(rb/dre/pra/JPR)

 TOP