alexametrics
Jumat, 16 Apr 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Tabanan Digelontor 1.300 Dosis Vaksin, Sasar Penyintas dan Nakes

25 Februari 2021, 10: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

suntik vaksin, vaksin covid-19, pemkab tabanan, dinkes tabanan, penyintas covid-19, nakes hipertensi

Vaksin Covid-19 tambahan yang diterima Tabanan yang disimpan di Cold Room UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Tabanan. (Juliadi/Radar Bali)

Share this      

TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menerima jatah 1.300 dosis vaksin tambahan kemarin. Vaksin Covid-19 buatan Sinovac itu diambil di gudang Dinkes Bali.

Kepala Bidang Penanganan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Tabanan dr Ketut Nariana mengaku tambahan vaksin Covid-19 yang pihaknya terima sebanyak 130 vial atau 1.300 dosis.

Tambahan vaksin ini nantinya diperuntukkan kembali kepada tenaga kesehatan (nakes) yang sempat mengalami penundaan vaksinasi tahap pertama lantaran tidak memenuhi syarat.

Baca juga: Bangunan Tua Zaman Kolonial Betebaran, Kapan Jadi Cagar Budaya?

“Tambahan vaksin ini sudah disimpan di cold room UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan. Datangnya 130 vial, 1 vial ini isinya 10 dosis vaksin,” ujar dr. Nariana.

Dia menambahkan, tambahan vaksin juga dapat diberikan kepada tenaga kesehatan yang pernah terkonfirmasi Covid-19 (penyintas Covid-19) 19 yang sudah lewat dari 3 bulan bisa mengikuti vaksinasi.

Kemudian juga boleh diberikan vaksin kepada tenaga kesehatan yang memiliki penyakit darah tinggi (hipertensi), dan ibu menyusui.

dr. Nariana menyebut jumlah tenaga kesehatan yang masih ditunda vaksinasi mereka sebanyak 97 orang. Vaksinasi tersebut akan dituntaskan akhir Februari 2021.

“Sekarang yang ditunda masih 97 orang, ini yang akan kita kerjakan agar vaksinasi untuk tenaga kesehatan segera tuntas,” imbuhnya.

Disinggung terkait vaksinasi gelombang II yang diperuntukkan untuk kelompok masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi, seperti pedagang, TNI dan Polri, pihaknya masih menunggu instruksi lebih lanjut.

“Sejauh ini kami masih melakukan pendataan. Yang jelas segala kami sudah siapkan fasilitas kesehatan untuk lokasi vaksinasi

agar masyarakat dapat mengakses dengan mudah. Sehingga begitu vaksin datang tinggal vaksinasi kami lakukan,” tandasnya. 

(rb/jul/mus/JPR)

 TOP