alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radarbali
Home > Metro Denpasar
icon featured
Metro Denpasar

Turis AS di Pantai Bingin Diduga Tergelincir dari Tebing 20 Meter

25 Februari 2021, 16: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

Grace Wei Huang, warga AS yang tewas diduga tergelincir dari tebing setinggi 20 meter ke Pantai Bingin, Pecatu, Kuta Selatan.

Grace Wei Huang, warga AS yang tewas diduga tergelincir dari tebing setinggi 20 meter ke Pantai Bingin, Pecatu, Kuta Selatan. (IST)

Share this      

MANGUPURA - Identitas wanita yang ditemukan tewas di jurang Pantai Bingin, Pecatu, Kuta Selatan telah terkuak. Mayat perempuan yang ditemukan tergeletak di bawah tebing Pantai Bingin itu ternyata warga Negara Asing asal California, Amerika Serikat, bernama Grace Wei Huang, 49.

Kepastian ini disampaikan Kapolsek Kuta Selatan Kompol Agustinus Yusak Sooai, Kamis (25/2). Kompol Agustinus Yusak Sooai mengatakan, wanita ditemukan tewas di dasar tebing area Pantai Bingin, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Rabu (24/2) sekitat pukul 07.40, memang benar  Warga Negara Asing (WNA). Identitasnya didalami dari HP korban. Di TKP, petugas amankansebuah HP diduga miliknya.

"Dari sanalah terkuak identitasnya. Korban bernama Grace Wei Huang, 49," beber Kapolsek, Kamis (25/2).

Wanita yang diketahui kelahiran California tahun 1972 itu tinggal di Villa Le Cliff di Labuansait, Pecatu, yang berada tak jauh dari lokasi TKP.  "Kami juga sudah menghubungi  seorang adik korban di Amerika dan memberitahukan terkait peristiwa yang dialami korban," jelas Kompol Yusak.

Baca juga: OMG! Pemuda di Denpasar Tenggak Oplosan Pemutih dan Pelembut Pakaian

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan sejak kapan korban tinggal di Villa Le Cliff, dengan siapa, dan bersama siapa pergi lokasi kejadian.

Hasil olah TKP, beber Kompol Yusak, Grace Wei Huang diduga kuat tergelincir dan akhirnya terjatuh dari atas tebing Pantai Bingin setinggi 20 meter. Dugaan itu karena di atas tebing ditemukan bekas seperti orang terjatuh.

Selain bekas di tanah juga ada batang pohon kecil yang patah. Kejadian itu berlangsung kemungkinan, dugaan Kapolsek, saat itu Grace Wei Huang menikmati matahari terbenam, Selasa (23/2) sore.

"Ya ini masih dugaan. Kami masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengetahui penyebabnya secara pasti," beber Kompol Yusak.

Seperti berita sebelumnya, jasad korban Grace Wei Huang pertama kali ditemukan pemancing. Awalnya jasad korban dikira boneka. Ternyata itu sosok jasad manusia. Jasad korban kemudian dibawa ke RS Sanglah.

(rb/dre/yor/mus/JPR)

 TOP