alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Di Balik Temuan Jasad Wanita WNA di Pecatu

Temukan Patahan Ranting, Diduga Korban Tewas Saat Menikmati Sunset

25 Februari 2021, 18: 30: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

temuan mayat, mayat wanita, mrs X, wanita WNA, Polsek Kutsel, Balawista badung, jatuh dari tebing, mayat dikira boneka, WNA California

Jasad korban Grace Wei Huang, wisatawan asal California sesaat setelah ditemukan di area Pantai Bingin, Rabu pagi (24/2) kemarin (Dok Radar Bali)

Share this      

Misteri temuan mayat wanita diduga warga negara asing (WNA) di Pantai Bingin, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali, akhirnya terungkap.

Hasil penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian, wanita berkulit kuning bersih dan berwajah oriental itu adalah Grace Wei Huang, wisatawan asal California, Amerika Serikat.

Lalu bagaimana hingga nahas menimpa wanita berusia 49 tahun ini?

Baca juga: Dinkes Bali Beri Lampu Hijau Badung Buka Pariwisata dengan Genose

ANDRE SULLA, Badung

USAI jasadnya dievakuasi dari TKP ke kamar jenazah RSUP Sanglah Denpasar dengan menggunakan mobil ambulance Balawista Badung, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan terkait tewasnya Grace.

Seperti diketahui, warga Pecatu, Rabu pagi (24/2) sekitar pukul 07.40 WITA sempat dihebohkan dengan temuan jasad perempuan di dasar tebing area Pantai Bingin.

Jasad wanita dengan mengenakan dress terusan warna merah ini ditemukan dalam posisi tengadah diatas pasir oleh salah seorang pemancing bernama Putu Sanjaya, 24.

Saat ditemukan, jasad wanita yang sempat dikira boneka ini ditemukan dengan engkel kaki kanan patah dan kedua mata korban lebam.

Selain itu, tidak jauh dari lokasi ditemukannya jasad, petugas juga menemukan ponsel atau handphone yang diduga milik korban.

Terbaru, dari hasil penyelidikan polisi, kuat dugaan jika korban tewas usai tergelincir dan terjatuh dari atas tebing setinggi 20 meter.

Dugaan kuat bahwa korban tewas karena terjatuh itu, yakni dari hasil olah TKP.

Saat olah TKP, polisi menemukan adanya bekas pecahan tanah baru dan patahan ranting di atas tebing.

Seperti dibenarkan Kapolsek Kuta Selatan Kompol Agustinus Yusak Sooai, Kamis (25/2).

“Dugaan sementara korban jatuh saat menikmati sunset. Ya ini masih dugaan. Kami masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengetahui penyebabnya secara pasti," ujar Kompol Yusak.

Lebih lanjut, Kompol Yusak juga menjelaskan bahwa  indentitas korban terungkap dari ponsel korban.

Menurutnya, selama di Bali, turis perempuan kelahiran California tahun 1972 itu diketahui tinggal di Villa Le Cliff Bali, Uluwatu, Kuta Selatan, Badung.

"Untuk saat ini, kami juga sudah menghubungi adik korban di Amerika dan memberitahukan terkait peristiwa yang dialami korban,”imbuhnya.

Kini, setelah mengungkap identitas korban, Kompol Yusak mengaku jika pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait keberadaan korban di Bali.

“Soal kapan dan dengan siapa korban tinggal di Villa Le Cliff, maupun bersama siapa korban pergi TKP, sementara ini masih lidik,”tukasnya.(*)

(rb/dre/pra/JPR)

 TOP