alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Keluarga Trauma, Rekontruksi Pembunuhan di Banjar Digelar di Mapolsek

26 Februari 2021, 20: 30: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

pembunuhan, dibunuh depan istri, warga munduk, Polsek Banjar, Buleleng, Pesta miras, tewas dibunuh, rekonstruksi pembunuhan,

Suasana rekonstruksi kasus pembunuhan dengan Tersangka Ida Lempog di Aula Mapolsek Banjar, Jumat (26/2) (Eka Prasetya)

Share this      

BANJAR-Masih ingat kasus pembunuhan yang terjadi di Banjar Dinas Munduk, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali?

Terbaru, usai menetapkan Ida kade Suarsana alias Ida Lempog, 39, sebagai tersangka tunggal, penyidik dari Polsek Banjar, Jumat pagi (26/1) akhirnya menggelar rekonstruksi.

Yang menarik, proses rekonstruksi atau reka ulang kasus pembunuhan tidak dilakukan di tempat kejadian perkara. Melainkan reka ulang pembunuhan terhadap korban Kadek Sutarjana, 48, dilakukan di aula Mapolsek Banjar.

Baca juga: Iseng Tanam Ganja, Pelatih Diving di Bali Asal Jakarta Dibui 10 Tahun

“Ada permintaan langsung dari keluarga. Kami juga sangat mempertimbangkan kondisi psikis keluarga. Setelah kami koordinasikan dengan Jaksa Penuntut Umum dan penasihat hukum tersangka, mereka setuju rekonstruksi dilakukan di polsek,” kata Kapolsek Banjar Kompol Made Agus Dwi Wirawan.

Seperti diketahui, warga Banjar Dinas Munduk, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng, Senin lalu (8/2) sempat dihebohkan dengan kasus pembunuhan.

Kadek Sutarjana, warga Dinas Munduk ini ditemukan dalam kondisi meregang dengan kondisi luka parah di kepalanya.

Korban tewas usai dianiaya Ida kade Suarsana alias Ida Lempog warga Desa Joanyar, Seririt, Buleleng, saat mereka sedang menggelar pesta miras.

Tragisnya, aksi pembunuhan itu dilakukan di depan Widani istri korban.

Usai menghabisi nyawa korban, tersangka lalu kabur dan bersembunti di sebuah rumah kosong di wilayah Desa Sulanyah, Seririt. Namun tak berselang lama, polisi akhirnya berhasil membekuk tersangka yang saat itu masih dalam pengaruh minuman beralkohol.

(rb/eps/pra/JPR)

 TOP