alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Tenggak Obat Tidur Lebihi Dosis, Perempuan Muda Terkapar di Bypass

27 Februari 2021, 06: 18: 09 WIB | editor : ali mustofa

perempuan muda, depresi berat, tenggak obat tidur, lebihi dosis, bpbd kota denpasar, bypass ngurah rai, bypass sanur

Petugas BPBD Kota Denpasar memeriksa kondisi korban yang terkapar di pinggir jalan Bypass Sanur setelah menenggak obat tidur melebihi dosis kemarin (Istimewa)

Share this      

DENPASAR - Seorang wanita berinisial L dilaporkan nekat melakukan percobaan bunuh diri di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar, kemarin petang.

Perempuan yang diduga mengalami depresi ini diduga menenggak obat tidur melebihi dosis hingga terkapar di pinggir jalan Bypass, tepatnya di Simpang Bali Beach Sanur.

Kepala BPBD Kota Denpasar Ida Bagus Joni Ari Wibawa mengatakan, petugas BPBD mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada perempuan dalam keadaan pingsan di pinggir jalan.

Baca juga: 8 Pejabat Dispar Korupsi, ORI Ancam Cabut Predikat Kepatuhan Publik

Tim BPBD kemudian bergegas ke TKP dan ternyata benar. Di TKP, sejumlah warga berkerumun mendekati tubuh korban.

Tim lalu menghampiri korban. Ternyata wanita yang terkapar itu diketahui pingsan. "Kondisi pasien ditemukan tidak sadarkan diri di pinggir jalan Simpang Bali Beach Sanur," ungkap IB Joni Ari Wibawa.

Setelah memberi penangan awal, tak berselang lama, L kemudia terlihat siuman. Kepada petugas, L mengaku mencoba bunuh diri dengan mengonsumsi obat tidur lebih kurang 15 butir.

Namun, satu jam kemudian L merasakan sesak di bagian dada. Ia lalu nongkrong di TKP untuk menghirup udara segar.

Ternyata dia pingsan. "Wanita ini diduga depresi. Setelah mengonsumsi obat tidur sebanyak 15 butir, dia mengeluh dada berdebar dan mual," ujarnya.

Untuk menyelamatkan nyawa korban percobaan bunuh diri, petugas BPBD Kota Denpasar mengevakuasi L ke UGD RSUP Sanglah Denpasar untuk mendapatkan perawatan.

"Sudah dibawa ke RSUP Sanglah. Untuk motif percobaan bunuh diri kami belum tahu," terangnya. 

Sementara itu, Kasubaghumas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi belum menerima informasi tersebut. "Humas belum dapat datanya," beber Iptu Sukadi. 

(rb/dre/mus/JPR)

 TOP