alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Dikira Gempa Bumi, Sekeluarga Nyaris Celaka Usai Senderan Rumah Ambrol

Selamat karena Terbangun Dengar Suara Gemuruh

27 Februari 2021, 19: 30: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

senderan rumah ambrol, hujan deras, sekeluarga nyaris celaka, BPBD karangasem, gempa bumi, suara gemuruh, sanggah ambrol, rugi materi,

AMBROL : Kondisi senderan pekarangan rumah milik warga Banjar Dinas Tukad Buah, Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem ambrol, Sabtu dini hari (27/2) (Istimewa)

Share this      

 AMLAPURA- Hujan deras yang terjadi sejak Jumat malam (26/2) lalu mengakibatkan salah satu senderan pekarangan rumah milik warga Banjar Dinas Tukad Buah, Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem ambrol.

Akibat ambrolnya senderan, pemilik rumah yakni I Nyoman Latra mengalami kerugian materi hingga puluhan juta rupiah. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengungkapkan, ambrolnya senderan rumah salah satu warga di Desa Seraya Timur terjadi, Sabtu dini hari (27/2) sekitar pukul 03.15 WITA.

Baca juga: SALUT! Dari Gaji Bupati Klungkung, Kini Lendri Punya Rumah Layak Huni

Nyaris celakannya, saat ambrolnya senderan pekarangan rumah, korban dan beberapa anggota keluarganya masih tengah tertidur pulas.

Beruntung, saat ambrol, salah satu anggota keluarga sempat terbangun usai mendengar suara gemuruh dan getaran mirip gempa bumi.

 “Setelah dicek oleh pemilik rumah, ternyata senderan pekerangannya jebol,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, selain senderan pekarangan rumah dengan berukuran 10x8 meter longsor ke bawah, pondasi sanggah ukuran 4x5 meter dan semua sanggah seperti Surya, Taksu, Peliangan dan Rong telu juga hancur.

“Dugaan kuat penyebabnya karena intensitas hujan tinggi dengan durasi lama. Namun astungkara, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Pemilik hanya mengalami kerugian kurang lebih Rp70 juta,” kata Arimbawa.

Selanjutnya, atas musibah ambrolnya senderan milik warga, pihak BPBD Karangasem yang terdiri dari Tim Reaksi Cepat (TRC) regu III, sekitar pukul 07.30 WITA langsung melakukan asesment ke lokasi kejadian.

Selain itu, atas kejadian itu, pihaknya juga langsung melakukan pemantauan ke lokasi kejadian, dengan didampingi sekretaris Desa Seraya Timur, kepala Wilayah Banjar Dinas Tukad Buah dan beberapa masyarakat sekitar.

“Sudah kami data juga. Kondisi tanah memang labil hingga menyebabkan ambles,” imbuhnya.

Selain melakukan pendataan kata Arimbawa, BPBD Karangasem juga menyerahkan bantuan berupa terpal untuk menutup senderan yang tergerus dan juga sebagai langkah antisipasi longsor susulan akibat kemungkinan hujan yang terjadi dilokasi kejadian.

“Kami sudah mengimbau kepada pemilik rumah untuk sementara tinggal di rumah kerabat terdekat untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi,” tukasnya.

(rb/zul/pra/JPR)

 TOP