alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Di Balik Pembunuhan Cewek Subang di Panjer

Saat Kondisi Setengah Bugil Usai Wik Wik, Korban Pergoki TSK Ambil HP

27 Februari 2021, 22: 30: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

pembunuhan, dwi farica lestari, cewek subang,  tewas telanjang, TikToker Cantik tewas,  Polresta Denpasar, cewek Michat, berkencan, wik wik,

Suasana rekonstruksi pembunuhan cewek MiChat asal Subang di halaman belakang Mapolresta Denpasar, Sabtu pagi (27/2) (Andre Sulla)

Share this      

DENPASAR-Usai berkencan melampiaskan hasrat seksualnya bersama Korban Dwi Farica Lestari, Tersangka Wahyu Dwi Setyawan sempat bersantai sambil duduk di tepi tempat tidur menghadap meja rias kamar korban.

Tersangka pembunuhan sadis asal Jember, Jatim ini juga sempat mengobrol ringan dengan korban yang ketika itu juga dalam posisi duduk di tepi tempat tidur menghadap balkon kamar homestay.

Hingga akhirnya, awal petaka itupun tiba.

Baca juga: STMIK Bandung Bali Ajak Lulusan Ubah Pandemi Jadi Peluang dan Bangkit

Hal ini seperti terungkap saat jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar menggelar reka ulang atau rekonstruksi di area halaman belakang Mapolresta Denpasar, Sabtu pagi (27/2).

Di adegan 16, saat korban masih dalam posisi setengah bugil dan hendak mengenakan pakaian, Tiktokers cantik asal Dusun Karang Anyar Rt/ Rw 018/003 Desa Kebon Danas,  Kecamatan Pusaka Jaya, Kabupaten Subang, Jawa Barat, ini tidak sengaja memergoki tersangka mengambil HP (handphone) dan dompet miliknya.

Melihat HP dan dompet miliknya diambil tersangka, korban spontan langsung berteriak minta tolong. “Tolong..,tolong..,”teriak korban seperti ditirukan tersangka di reka ulang.

Selanjutnya, melihat korban berteriak, di adegan ke-17, tersangka yang panik langsung menaruh kembali HP dan dompet milik korban ke atas meja rias.

Tersangka mengaku menaruh kembali HP dan dompet milik korban dengan tujuan agar Korban Dwi Farica tidak berteriak.

Usai menaruh kembali barang milik korban, tersangka  langsung bergegas mendekat ke celana dan mengambil pisau kerambit yang dibelinya secara online di saku kanan celana  yang sebelumnya ditaruh diatas tempat tidur korban.

Setelah mengambil pisau kerambit, tersangka langsung menuju ke arah Korban Dwi Farica.

Dari arah belakang, ia langsung meneror Korban Dwi Farica yang sedang berdiri dengan badan masih setengah telanjang dan hanya terlilit handuk.

"Ya seperti yang disaksikan, dalam adegan 19, Setyawan memegang pisau kerambit dengan tangan kanan, dan pisau karambit ditempelkan ke leher korban. Karena berontak dan ingin teriak, tangan kirinya membekap mulut korban dari belakang dengan posisi berdiri," jelas Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya di sela-sela rekonstruksi.



(rb/dre/pra/JPR)

 TOP