alexametrics
Minggu, 26 Sep 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Aksi Hipnotis Marak Lagi, Saldo ATM Ibu-Ibu di Tabanan Dikuras Habis

Modus Tepuk Pundak,Lalu Pura-Pura Tukar Dolar

06 Maret 2021, 22: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

aksi gendam, hipnotis, korban hipnotis, ATM dikuras, Polres Tabanan, tukar uang dolar,

TEREKAM CCTV: Dua terduga pelaku gendam atau hipnotis bersama korban di Jalan Raya Abiantuwung, Kediri, Tabanan yang terekam CCTV toko, Jumat (5/3) (Istimewa)

Share this      

TABANAN-Sempat lama tidak terdengar, aksi kejahatan dengan modus gendam atau hipnotis kembali meresahkan warga di Kediri, Tabanan, Bali.

Kali ini, korban kejahatan hipnotis menimpa Atik, salah seorang ibu-ibu yang tinggal di Banjar Taman Suradadi, Kediri, Tabanan.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bali, hingga Atik menjadi korban aksi gendam ini terjadi pada Jumat siang (5/3) sekitar pukul 10.30 WITA.

Baca juga: Soal Bandara Bali Utara, Made Urip Minta KLHK Segera Lakukan Kajian

Saat itu, korban hendak menarik uang sebesar Rp 1 juta di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) BRI Kediri, Tabanan.

Usai menarik uang di ATM, korban Atik kemudian membeli sejumlah keperluan seperti rokok dan minuman di warung pinggir Jalan Raya Abiantuwung, Kediri, Tabanan.

“Kebutulan ibu saya saat itu dalam kondisi terburu-buru. Lantaran keingat dengan segala urusan di rumah,” aku Iin, anak kandung korban kepada Jawa Pos Radar Bali, Sabtu (6/3).

Lanjutnya, saat ibunya membeli rokok dan minum di warung. Seketika ibunya didatangi seorang perempuan dengan ciri bertubuh gemuk memakai topi hitam datang dari dari arah belakang.

Usai mendekati korban, tiba-tiba wanita ini langsung memukul pundak belakang korban.

“Waktu itu, si wanita (terduga pelaku) ini berpura-pura menanyakan apakah disini ada yang menjual materai. Namun saat itu ibu saya menjawa tidak ada yang menjual materai,” terang Iin.

Kemudian saat korban hendak meninggalkan warung untuk pulang, wanita terduga pelaku gendam ini kembali menarik tubuh korban.

Usai menarik korban, wanita gemuk terduga pelaku ini kemudian berkata kepada korban bahwa ada orang asing asal Singapura yang kesasar tidak tahu jalan ke Singaraja dan butuh bantuan untuk menukar uang dolar.

“Mungkin saat itu, tujuannya agar ibu saya (korban Atik) memberikan bantuan.  Tapi saat itu, ibu saya tidak menghiraukan,” kata Iin.

Setelah mencueki terduga pelaku dan kembali berjalan untuk pulang, tiba-tiba korban didatangi kembali oleh seorang laki-laki yang diduga masih teman dari terduga pelaku.

“Laki-laki ini menghampiri ibu saya dan mengatakan kalau dia mau membantu ibu saya menukarkan uang dolar dengan rupiah sambil menunjukkan ke ATM BRI,”imbuh Iin.

Bahkan usai didatangi pria asing, lanjut Iin, tiba-tiba wanita gemuk yang sempat menepuk pundak ibunya kembali menghampiri.

“Perempuan bertubuh gemuk itu terus membujuk ibu saya (korban Atik). Nah seketika itu Ibu saya pasrah. Kemudian langsung diajak masuk kedalam mobil dan dibawa ke pasar senggol Kediri,” akunya.

Singkatnya cerita, usai dibawa terduga pelaku kedalam mobil, ibunya langsung dibawa ke ATM. “Semua uang ATM yang ada di ATM ibu semuanya dikuras habis tanpa saldo oleh pelaku”kata Iin.

(rb/jul/pra/JPR)

 TOP