alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radarbali
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment
IBL 2021

Komink dan Tri Fall Out saat Kontra Pelita, Bali United Akhirnya Keok

31 Maret 2021, 04: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

bali united basketball, ibl 2021, pelita jaya, koming fall out, tri fall out

Pebasket Bali United berusaha lepas dari kawalan dua pemain Pelita Jaya Bakrie Jakarta (Instagram IBL 2021)

Share this      

DENPASAR – Keperkasaan Bali United United di seri kedua akhirnya terhenti. Bali United Basketball dipaksa kalah saat menghadapi salah satu tim kuat Pelita Jaya Bakrie Jakarta dengan skor 83-72.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Robinson Cisarua, Bogor, Selasa kemarin (30/3), pemain Pelita Jaya Muhammad Harian Wicaksono menjadi man of the match dengan mencetak 21 poin dan enam rebounds.

Agassi Goantara berhasil mengemas double-double dengan torehan 19 poin dan 10 rebounds. Disusul Andakara Prastawa Dhyaksa dengan 14 poin.

Baca juga: Gegara Tolak Tawaran Bugil dan Bercumbu Bertiga, Bule Aniaya Bos Spa

Sedangkan untuk Bali United, Yerikho Tuasela lagi-lagi menjadi yang terbaik dengan torehan 14 poin. Lalu Lutfi Eka Koswara dengan 13 poin dan Surliyadin dengan 12 poin.

Dalam pertandingan kemarin, Bali United harus kehilangan Ponsianus Nyoman Indrawan dan Tri Hartanto karena melakukan fall out.

Pada akhirnya, Pelita Jaya dengan leluasa untuk menyerang. Apakah ini gameplan dari Pelatih Pelita Jaya Bakrie Jakarta Octaviano R. Tamtelahitu? Jawabannya benar.

Strategi Octaviano sudah tepat untuk menghentikan Komink dan Tri Hartanto. “Kami tahu disana (Bali United Basketball) ada Komink dan Tri.

Kami berusaha untuk menyerang dulu dari dalam agar dari luar kami bisa leluasa untuk menyerang. Kebetulan hari ini (kemarin) kami bisa buat mereka foul trouble di menit-menit awal,” ujarnya.

“Ini jelas jadi keuntungan buat kami,” tambahnya. Bukan itu saja, Pelita Jaya berhasil menang bekat defense yang baik dalam tiga kuarter awal.

Sebab defense masih sedikit bolong di kuarter pertama. “Kami juga tidak melakukan transisi dengan baik sehingga sering turn over,” ungkapnya.

Disisi lain Yerikho Tuasela mengakui bahwa Bali United kurang konsentrasi di kuarter terakhir. “Ada momen dimana kami hilang fokus. Turn over (Pelita Jaya) langsung back to back poin

sehingga leading jauh. Ya, so far kami sudah menjalani pertandingan yang bagus dan menjalani system dari Coach Aleks dengan baik. Untuk game selanjutnya, harus benahi fokus,” tutup Yerikho.

(rb/lit/mus/JPR)

 TOP