alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radarbali
Home > Travelling
icon featured
Travelling

10 Ribu Pekerja Pariwisata Divaksin, Nusa Dua Siap Sambut Wisatawan

04 April 2021, 23: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

vaksinasi covid-19, suntik vaksin, tiga koridor zona hijau, pekerja pariwisata, nusa dua, sambut wisatawan, itdc nusa dua, the mandalika

Suasana vaksinasi yang di komplek ITDC Nusa Dua (Istimewa)

Share this      

NUSA DUA – Pemerintah menetapkan tiga zona hijau untuk pembukaan pariwisata tahap 1 di Bali. Yakni, di kawasan Ubud, Sanur dan Nusa Dua.

Untuk itu, program vaksinasi dikebut agar target dibuka pada bulan Juni ini dapat terwujud. Komitmen itu ditunjukkan oleh PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)

atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika/The Mandalika, Lombok, NTB.

Baca juga: Palak Pemilik Warung & Warga di Jalan, Pria Medan Diciduk di Denpasar

ITDC memastikan pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan pariwisata yang dikelolanya menerima vaksinasi Covid-19 untuk mewujudkan

kawasan pariwisata yang aman dan nyaman dalam menyambut pembukaan kembali pariwisata Bali dan sejumlah program quick wins pariwisata di The Mandalika.  

Hingga saat ini total hampir 10.000 pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif di kedua kawasan telah menerima vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama.

Terdiri dari 8.592 orang di Kawasan The Nusa Dua dan kurang lebih 1.200 orang di kawasan The Mandalika.

Vaksinasi untuk pekerja pariwisata di The Nusa Dua berlangsung 22 – 30 Maret 2021 di Grand Hyatt Bali, Kawasan The Nusa Dua,

yang merupakan kerjasama antara ITDC dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Badung, Bali Tourism Board, manajemen Grand Hyatt Bali serta BIMC Siloam Nusa Dua.

Sementara vaksinasi pekerja pariwisata The Mandalika yang merupakan kerjasama ITDC dengan Dinas Pariwisata NTB, Dinas Kesehatan NTB, Puskesmas Kuta serta Mandalika Hotel Association (MHA),

telah berlangsung pada 30 Maret –1 April 2021 di sejumlah lokasi, diantaranya di Bazaar Mandalika dan Kantor ITDC The Mandalika.

Mereka yang telah menerima vaksinasi di Kawasan The Nusa Dua terdiri dari karyawan hotel dan fasilitas kawasan The Nusa Dua,

petugas keamanan dan kebersihan kawasan, pegawai ITDC, paguyuban pedagang pantai serta tenaga transportasi.

Sedangkan peserta vaksinasi di The Mandalika berasal dari tenaga kerja perhotelan, pegawai ITDC, tenaga kebersihan dan pengamanan kawasan, tenaga proyek, BASARNAS serta pegawai SPBU.

“Dengan vaksinasi Covid-19 bagi seluruh pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif di dalam kawasan The Nusa Dua ini akan semakin meningkatkan rasa percaya diri

mereka untuk bekerja dan meningkatkan produktivitas di tengah pandemi serta menyambut kembali kebangkitan pariwisata Bali,” kata Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita, Minggu (4/4).

“Melalui vaksinasi dan penerapan protokol (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) atau CHSE dalam kawasan,

kami optimis dapat mewujudkan The Nusa Dua sebagai Green Zone untuk mendukung travel bubble dan dibuka segera untuk kunjungan turis dalam satu-dua bulan mendatang,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, The Nusa Dua bersama Ubud dan Sanur telah dicanangkan Pemerintah sebagai green zone atau kawasan bebas Covid-19 dalam upaya menghidupkan kembali pariwisata Bali.

Green zone diwujudkan untuk membuat wisatawan merasa aman dan nyaman saat berwisata, baik karena penerapan protokol kesehatan

yang ketat maupun vaksinasi menyeluruh terhadap masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di zona atau kawasan tersebut berikut desa-desa penyangganya.

Ketiga green zone pariwisata di Bali ini dicanangkan dalam upaya membentuk travel bubble atau travel corridor arrangement yang diharapkan dapat mempercepat pemulihan pariwisata di tengah pandemi dengan mendatangkan turis mancanegara.

Sementara itu, Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro berharap kegiatan vaksinasi ini dapat berjalan dengan baik.

“Kami berharap vaksinasi bagi pekerja pariwisata di The Mandalika dapat menciptakan lingkungan kawasan yang lebih aman dan nyaman bagi berlangsungnya kegiatan

di dalam kawasan, baik kegiatan proyek dan operasional maupun sejumlah kegiatan pariwisata yang menjadi quick wins The Mandalika

sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang akan mendorong pemulihan pariwisata Lombok dan sekitarnya,” papar Bram Subiandoro.

Di tengah pandemi ini, ITDC sebagai pengembang kawasan The Mandalika, memastikan pekerjaan konstruksi tetap berjalan.

Di antaranya pembangunan Hotel Pullman Mandalika yang ditargetkan selesai pada Semester II 2021, pembangunan Jalan Kawasan Khusus (JKK) yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan

balap motor dunia Indonesian Grand Prix dan WSBK, serta pembangunan jalan akses menuju area wisata di zona timur kawasan.

Sementara itu, dengan sport tourism sebagai quick wins kebangkitan pariwisata di The Mandalika, sejumlah event olah raga sudah mulai dan akan diselenggarakan di The Mandalika pada tahun ini.

Di antaranya kegiatan bersepeda Hidup Sehat Series 2021 yang merupakan salah satu rangkaian program pengembangan sport tourism di 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP)

yang digagas Citilink bersama Kemenparekraf, Kemenkomarvest, dan Kemenpora RI, balap motor dunia IndonesianGP dan WSBK,

balap sepeda Internasional L’Etape yang merupakan bagian dari Tour de France, serta The Mandalika Ultra Trial 100.

“Kami juga memastikan seluruh kegiatan konstruksi dan event yang berlangsung di The Mandalika ini akan dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan sehingga menekan potensi penyebaran COVID-19,” tutup Bram. 

(rb/ara/mus/JPR)

 TOP