alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radarbali
Home > Travelling
icon featured
Travelling

Libur Paskah Bandara Layani 62 Ribu Penumpang, Dominan Naik Citilink

06 April 2021, 08: 13: 56 WIB | editor : ali mustofa

libur paskah, bandara ngurah rai, 62 ribu penumpang, maskapai citilink

Suasana aktivitas penumpang di Bandara Ngurah Rai pada saat libur Paskah pekan lalu. (Istimewa)

Share this      

MANGUPURA - Bandara Gusti Ngurah Rai pada libur akhir pekan selama 5 hari tanggal 31 Maret - 4 April 2021 tercatat melayani 62.345 penumpang dan diangkut 577 pesawat udara.

Kepadatan penumpang yang masuk Pulau Dewata terlihat pada hari Kamis (1/4). Saat itu tercatat sebanyak 8.875 penumpang datang.

Sedangkan puncak arus balik terjadi pada Minggu (4/4) dengan jumlah 9.907 penumpang berangkat meninggalkan Bali.

Baca juga: KONYOL! Kepincut Rp 40 Ribu, Warga Karangasem Dituntut 13 Tahun Bui

“Pada momen libur Paskah tahun 2021, Bandara I Gusti Ngurah Rai - Bali terdapat lonjakan penumpang harian mencapai 14.764 perhari, berbeda dengan hari biasa

pada penerbangan adaptasi kebiasaan baru,” ungkap General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y Sikado, kemarin.

Menurutnya, secara total penumpang yang dilayani selama 5 hari tercatat 62.345 penumpang, dengan rincian 29.588 penumpang berangkat dan 32.577 kedatangan penumpang.

Pesawat udara yang mengangkut 289 pergerakan untuk kedatangan, sedangkan yang berangkat 288 pergerakan pesawat udara.

“Berdasar data yang dihimpun penumpang yang masuk Pulau Bali 3 rute terbanyak berasal dari Jakarta, Surabaya dan Lombok

serta 3 maskapai penumpang terbanyak selama 5 hari masa libur paskah yakni Citilink Indonesia, Batik Air dan Lion Air, ” terangnya.

“Dari data statistik, ini merupakan capaian tertinggi harian yang kami layani yakni 14.764 baik datang maupun berangkat,” paparnya.

Untuk antisipasi yang dilakukan yakni  konsisten dalam penerapkan protokol kesehatan baik dalam fasilitas pengecekan suhu tubuh, maupun tim yang kami siagakan untuk memonitoring pelaksanaan protokol kesehatan.

“Perhatikan kelengkapan dokumen persyaratan penerbangan sesuai yang dipersyaratkan, karena saat tiba penumpang yang masuk Pulau Dewata akan diperiksa kembali

untuk memastikan uji tes kesehatan bebas dari Covid-19, begitu juga sebaliknya penumpang yang akan berangkat terlebih dahulu akan divalidasi dokumen uji tes kesehatan hasil negatif Covid-19,” pungkasnya. 

(rb/dwi/mus/JPR)

 TOP