alexametrics
Sabtu, 10 Apr 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa
Wujudkan Visi Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana

Bupati Tamba Tanam Bambu Hingga Tebar Ribuan Benih Ikan Nila

07 April 2021, 18: 45: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

aksi sosial, pemkab jembrana, bupati Tamba, Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana, tebar benih, tanam bambu, pengusaha muda, pegiat seni, seni jegog, selebg

Suasana saat Bupati Jembrana I Nengah Tamba melaksanakan aksi sosial tebar benih sebagai wujud penerapan visi Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana di Wilayah Benel, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Rabu (7/4) (Humas Pemkab Jembrana for Radar Bali)

Share this      

JEMBRANA-Sebagai wujud penerapan visi Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana, tepatnya pada konsep wana kerthi, secara marathon Bupati Jembrana I Nengah Tamba melaksanakan  berbagai kegaiatan di Wilayah Benel, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Selasa (7/4).

Dimulai dari penyerahan bantuan kesenian kepada sembilan sekaa jegog setempat, penebaran benih 50.000 ikan nila  hingga menanam 2000 bibit bambu petung di sepanjang areal menuju kawasan Pura Pagubugan Manistutu Melaya. 

Menariknya dari beberapa rangkaian kegiatan itu, tanpa melibatkan penggunaan APBD. Melainkan kegiatan digelar dengan memanfaatkan CSR (Corporate Social Responsibility) dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali.

Baca juga: Dianiaya Suami, Lalu Disuruh Penyidik untuk Rujuk, Ibu Muda Kecewa

Dalam aksi sosial ini, selain Bupati Tamba, juga hadir bersama beberapa tokoh pengusaha dan hiburan kreatif.

Diantaranya Ajik Krisna yang merupakan pengusaha sekaligus pemilik jaringan Toko oleh-oleh Krisna, Gede Hardiawan, pelaku seni Jun Bintang, dan Dewi Pradewi serta Selebgram Puja Astawa.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba usai pelaksanaan aksi sosial menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah mengiplementasikan visi Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana khususnya pada konsep wana kerthi.

“Diharapkan dengan kehadiran Ajik Cok Krisna dan teman-temannya, aksi sosial ini mampu mendorong dan memberikan inspirasi bagi anak –anak muda, pengusaha muda, dan industri kreatif di Jembrana agar bisa maju bersama. Tentunya juga bersinergi dalam mengembangkan usaha kedepan serta  mendorong destinasi wisata ke Jembrana , ” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati Tamba mengatakan  penanaman 2000 bibit bambu serta penebaran 50.000 benih ikan sebagai langkah pelestarian kawasan hutan dan ekosistem bendungan.

Hal itu juga sesuai dengan visinya Nangun Sad Kertih Loka Jembrana.

“Kenapa dipilih bambu? karena bentuk pelestarian. Jembrana dikenal akan jegognya. Bambu ini sebagai bahan material utama dari kesenian asli Jembrana yaitu jegog,”tandasnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih atas batuan CSR dari Bank BPD Bali sehingga kegiatan bisa berlangsung tanpa menggunakan APBD.  

“Kedepan program ini harus berhasil, sehingga nanti 5-10 tahun kita bisa menikmati hasilnya. Manfaatnya tentu bagi masyarakat berkecimpung dalam kesenian jegog. Pelaku seni tidak perlu jauh-jauh lagi untuk mencari bahan bakunya. Jadi mari bersama-sama jaga dan awasi pertumbuhan bambu.

Ini sangat penting secara langsung kita juga menjaga kelestarian kesenian jegog sebagai identitas Jembrana,” kata Bupati Tamba.   

Selain pelestarian lingkungan, aksi sosial juga digelar melalui penyerahan bantaun CSR Aksi dari Club Harley Chapter Bali kepada 3 warga penerima yang tengah sakit.

Selain itu, bantuan juga diberikan Ajik Krisna secara pribadi kepada masing–masing sekehe  Jegog yang tampil di Desa Manistutu sebesar Rp 3 juta. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Bank BPD Bali Nyoman Sudharma beserta jajaran direksi, Forkompimda Jembrana, berserta Kepala OPD dilingkungan Pemkab Jembrana, serta unsur masyarakat yang terlibat dalam aksi sosial tersebut. (rba)

(rb/bas/pra/JPR)

 TOP