alexametrics
Sabtu, 10 Apr 2021
radarbali
Home > Radar Jembrana
icon featured
Radar Jembrana

Jembrana Miliki Laboratorium PCR, Kini Uji Covid-19 Bisa Dipercepat

08 April 2021, 18: 45: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Laboratorium PCR, RSU Negara, Pemkab Jembrana, Bupati Nengah Tamba, peresmian lab PCR, pasien Covid-19, penanganan Covid-19,

Bupati I Nengah Tamba, Wakil Bupati I Gede Patriana Krisna dan anggota DPRD Jembrana I Dewa Putu Mertayasa saat pengguntingan pita laboratorium PCR, Kamis (8/4) (Humas Pemkab Jembrana for Radar Bali)

Share this      

NEGARA- Kabupaten Jembrana kini memiliki laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) di RSU Negara.

Laboratorium PCR diresmikan oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Kamis (8/4).

Diharapkan, dengan keberadaan dan beroperasinya laboratorium (PCR) ini, mampu mempercepat penanganan Covid-19 di Kabupaten Jembrana.

Baca juga: Parah! Oknum Kepala SD di Jembrana Bali Cabuli Siswinya

Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat memberikan potongan tumpeng kepada Plt Direktur RSU Negara dr Ni Putu eka Indrawati disela peresmian laboratorium PCR, Kamis (8/4)

Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat memberikan potongan tumpeng kepada Plt Direktur RSU Negara dr Ni Putu eka Indrawati disela peresmian laboratorium PCR, Kamis (8/4)

Karena Salah satu kendala pandemi Covid-19 di Jembrana selama ini adalah pemeriksaan swab dengan PCR, karena harus mengirim sampel ke rumah sakit atau laboratorium yang sudah memiliki PCR.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Istri Ny. Candra Tamba di Lantai III Gedung Instalasi Rawat Jalan (IRJ) RSU Negara, Kamis (8/4).

Turut hadir saat peresmian, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, Dandim 16/17 Jembrana Letkol Inf. Hasrifuddin Haruna, Pj Sekda Jembrana I Nengah Ledang, Plt. Direktur RSU Negara dr Ni Putu Eka Indrawati, serta sejumlah pimpinan OPD terkait di lingkup Pemkab Jembrana.

Plt. Direktur RSU Negara dr Ni Putu Eka Indrawati menyampaikan, laboratorium PCR ini mampu melakukan pengujian sebanyak 93 sampel dalam sehari.

Saat ini, Lab PCR yang dikepalai dokter Ketut Merta Indrawati mampu melakukan pengujian sampel sebanyak 93 kali dalam sehari.

Untuk pengambilan sampel di pagi hari, hasil bisa diketahui hanya dalam waktu 3-6 jam.

“Berbeda dengan sebelumnya yang membutuhkan waktu sampai dua hari karena sampel harus dibawa ke Denpasar dulu. Dengan hasil yang cepat tersebut pemilahan pasien bisa dilakukan dengan cepat dan untuk penggunaan ruang isolasi bisa kita kurangi kapasitasnya,” ujar dokter Eka.

Terkait tenaga khusus untuk laboratorium PCR, sebelumnya sudah dilakukan pelatihan di Rumah Sakit Bali Mandara selama lima hari.

Diantaranya tenaga analis 5 (lima) orang dan admin 2 (dua) orang dibawah pengawasan dokter spesialis Patologi Klinik satu orang.

“Saat ini Lab PCR sudah bisa digunakan, akan tetapi masih terkendala ijin alat, oleh karenanya kita masih bekerjasama dengan RS Bali Mandara untuk ijinnya,”ungkapnya.

Sementara, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengaku sangat bangga dan bahagia atas diresmikannya Laboratorium PCR di RSU Negara.

Sebelumnya masyarakat harus menunggu lama, berhari–hari untuk menunggu hasil swab PCR karena sampel harus dibawa dulu ke Denpasar untuk dilakukan pengujian.

“Nah, dengan adanya Laboratorium PCR ini sekarang di RSU Negara, masyarakat tidak perlu khawatir dan menunggu lama lagi, cukup menunggu 3-6 jam hasilnya sudah bisa keluar,”ujar Tamba.

Terkait penanganan covid-19 di Jembrana, bupati akan terus melakukan upaya percepatan, diantaranya mempercepat vaksinasi dengan strategi jemput bola vaksin Covid-19 ke wilayah-wilayah yang rentan.

“Sudah dua hari ini Jembrana nihil kasus positif baru di RSU Negara.

Upaya-upaya percepatan penanganan covid-19 terus dilakukan.

Melalui percepatan vaksinasi  di wilayah rentan. Seperti yang telah kita lakukan percepatan vaksinasi di kelurahan Gilimanuk," paparnya.

Selain itu, berbagai upaya mendekatkan pelayanan juga sudah dilakukan.

Termasuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sebelumnya telah di-launching Jembrana Emergency Service (JES) yang bisa diakses hanya dengan satu aplikasi.

“Kedepan juga akan kita launching program JKJ Plus, Plus sendiri berarti pendekatan pelayanan kepada masyarakat khususnya pada layanan kesehatan.

Tentu semuanya kita lakukan untuk kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat Jembrana,”pungkasnya. (rba)

(rb/bas/pra/JPR)

 TOP