alexametrics
Kamis, 22 Apr 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Diduga Selingkuh dengan Sekpri, Pejabat Pemkot Denpasar Dipolisikan

08 April 2021, 19: 45: 23 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

pejabat pemkot dipolisikan, oknum pejabat selingkuh, selingkuh dengan sekpri, Dinas Kominfostatistik Denpasar, Pemkot Denpasar, Polda Bali,

Drg KDP, 31 (memegang laporan) didampingi tim kuasa hukumnya I Ketut Kesuma dkk, Kamis (8/4) (Andre Sulla)

Share this      

DENPASAR-Diduga berselingkuh dengan sekretaris pribadi (sekpri) kadis hingga punya anak, seorang pejabat di Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik (Diskominfostatistik) Kota Denpasar berinisial Made ASK, 37, dipolisikan istri.

KDP, 31, perempuan yang tak lain istri dari pejabat itu terpaksa melaporkan suaminya Made ASK (kepala seksi Layanan Infrastruktur dan Teknologi Diskominfo Kota Denpasar) ke Polda Bali.

Laporan KDP yang berprofesi sebagai dokter gigi ini dilakukan Kamis siang (8/4) sekitar pukul 14.40 WITA (Bukti Laporan (Pengaduan Masyarakat (DUMAS): No. Reg. Dumas /155/IV/2021/SPKT Polda Bali.)

Baca juga: Diduga Sunat Santunan Kematian, Warga Tuntut Oknum Kelian Dipecat

Dijelaskan, dugaan perselingkuhan yang dilakukan suaminya terjadi sekitar Desember 2019 silam.

Dugaan perselingkuhan, itu terungkap berawal saat dirinya memergoki suaminya mengirim pesan melalui Whatsapp (WA) kepada seorang perempuan bernama “Ikko” alias Putu ISAD.

”Inti dari isi pesan, suami menanyakan ke si perempuan (Ikko) ini sudah mandi apa belum?. Dari sana lah saya ngeh (sadar) bahwa ternyata ada orang ketiga dalam rumah tangga kami," paparnya

Curiga dengan sosok perempuan yang diduga punya hubungan dekat dengan sang suami, KDP pun langsung mencari tahu.

"Usut punya usut, ternyata Ikko itu tenaga honorer dan bertugas sebagai sekretaris pribadi dari Kepala Dinas Kominfostatistik Kota Denpasar (Dewa Made Agung),”terang KDP didampingi tim kuasa hukumnya I Ketut Kesuma dkk di Renon, Kamis (8/4).

Sayangnya, terkait sosok perempuan yang diduga sebagai WIL (Wanita Idaman Lain) dari suaminya, Made ASK kata KDP selalu mengelak.

“Saat itu, suami malah terus mengelak,”tambahnya.

Namun meski suaminya tak mau mengaku, KDP terus berupaya mencari tahu tentak sosok Ikko.  

Singkat cerita, KDP akhirnya bertemu dengan Ikko, pada 14 Agustus 2020 di salah satu Kafe di bilangan Renon, Denpasar.

Saat pertemuan empat mata di kafe itu, kepada KDP, Ikko berdalih bahwa antara dirinya dengan MASK tak ada hubungan spesial dan hanyalah teman curhat.

“Dia mengaku masih berstatus lajang dan belum menikah. Saat itu dia (Ikko) juga mengaku bahwa antara dia dengan suami tidak ada hubungan lebih selain teman curhat,”kata KDP.

Selanjutnya atas pengakuan Ikko, KDP mengaku jika saat itu sempat setengah percaya.

Namun, kepercayaan KDP ternyata salah. Ditengah keragu-raguannya, sekitar Maret 2021 lalu, ia mendapat surat kaleng yang didalamnya terdapat flashdisk.

Bak seperti tersambar petir di siang bolong, KDP mengaku sangat terkejut dan syok ketika membuka file didalam flashdisk.

"Isi dalam flashdisk berisi file video, yang mana suami saya sedang menggendong bayi bersama Ikko yang Iokasinya sepertinya di salah satu rumah sakit atau klinik di Denpasar,”terang KDP.

Selanjutnya, atas dasar bukti itu, ia akhirnya membawa masalah ini ke jalur hukum dengan melaporkan suaminya ke Mapolda Bali.

Sedangkan terkait pelaporan, Kuasa Hukum KDP, I Ketut Kesuma menyatakan bahwa pelaporan terhadap Made ASK yakni terkait adanya dugaan tindak pidana perkawinan atau pernikahan tanpa izin atau perzinahan.

Sementara itu, terkait pelaporan, Kabid Humas Polda Bali Kombespol Syamsi mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi. "Ya saya tanyakan dulu ke anggota," terang Kombes Syamsi singkat.

(rb/dre/pra/JPR)

 TOP