alexametrics
Rabu, 04 Aug 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Incar Pelanggar Lalin, Jalan By Pass Soekarno Tabanan Dipasang ATCS

06 Mei 2021, 14: 55: 59 WIB | editor : ali mustofa

ATCS, Jalan By Pas, Ir Soekarno, Tabanan, pelanggar lalin,

Sejumlah petugas operator sedang memantau lalu lintas di ruang ACTS Kantor Dinas Perhubungan Tabanan   (JULIADI/ RADAR BALI)

Share this      

TABANAN – Sejumlah persimpangan jalan di sepanjang Jalan By Pass Ir. Soekarno Tabanan kini telah menerapkan area traffic control system (ATCS).

ATCS ini sendiri juga dilengkapi kamera pengawas CCTV dan fiber optik dimana dikendalikan langsung oleh petugas dari Dinas Perhubungan Tabanan.

“Di Tabanan baru lima terpasang sebagian besar berada di Jalan Bay Pass Ir. Soekarno. Diantaranya berada di Simpang Wagimin, Kediri, Kasih Ibu, Dukuh dan Simpang Yeh Gangga. Seluruh kamera CCTV ini secara langsung terkoneksi dengan ruangan ATCS di Dishub Tabanan,” terang Kepala Dinas Perhubungan Tabanan I Gusti Putu Ngurah Darma Utama ditemui usai mendampingi Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya ketika meresmikan ACTS, Rabu (5/5).

Baca juga: Kecelakaan Adu Jangkrik, Petani di Badung Tewas Seketika

Dia menyebut ATCS ini akan memantau setiap pengguna lalu lintas dan mengincar pelanggar lalu lintas. Bahkan ATCS bisa dimanfaatkan nantinya oleh pihak kepolisian jika untuk keperluan barang bukti. Seperti kecelakaan lalu lintas.

“Jadi nanti di ATCS secara langsung terlihat pelanggar lalu lintas (lalin). Pelanggar kemudian ditegur lewat pengeras suara. Dengan sendiri pelanggar malu. Sehingga memberikan efek jera dan juga memberikan mereka pemahaman kesadaran berlalu lintas itu penting,” kata Ngurah Darma.

Untuk petugas operator ATCS sejauh ini pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 12 orang. Mereka akan bekerja selama 15 jam di kantor dengan bergantian (sistem shift). Namun, segala aktivitas yang terjadi di lima titik tersebut tetap terekam selama 24 jam penuh. Sebab, kejadian yang kemungkinan memerlukan tambahan data/gambar bisa dicek melalui cctv tersebut.

Ada beberapa tugas para operatornya ini, di antaranya memantau dan mengendalikan dari kantor. Mengendalikan dalam artian arus lalu lintas berjalan dengan lancar, ketika ada kemacetan harus melakukan pengalihan. Kemudian diluar itu juga ada sosialisasi terkait keselamatan keselamatan pengguna jalan.

"ATCS semua dikendalikan dari kantor, petugas akan standby dari pukul 07:00 pagi sampai pukul 10:00 malam. Selama itu petugas akan menjalankan fungsinya, sedangkan di luar jam tersebut video atau rekaman cctv masih tetap hidup karena beroperasi selama 24 jam," tuturnya.

Disisi lain Kadishub Tabanan juga menjelaskan pihaknya saat ini pun tengah mengusulkan kembali 6 titik lokasi ATCS Ke Kemenhub Pusat. Usulan tersebut kini masih dalam tahap pembahasan. Diharapkan disetujui dan pada 2022 mendatang akan direalisasikan.

"Kita usulkan melalui bantuan teknis proyek Kemenhub. Itu sudah dibahas saat ini. Usulannya ada penambahan 6 titik. Itu 4 titik di jalan provinsi, 1 jalan nasional dan di pesiapan satu titik,"pungkasnya. 

(rb/jul/yor/mus/JPR)

 TOP