alexametrics
Senin, 21 Jun 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Diamuk Massa, Maling Sesari Jalani Operasi Akibat Kaki Kanan Remuk

06 Mei 2021, 22: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

maling tertangkap, maling uang sesari, Polsek Dawan, Maling jalani operasi, RSUD Klungkung, maling diamuk warga, dikeroyok massa,

Tersangka I Nengah Mustika saat tergolek di RSUD Klungkung usai menjalani operasi kaki kanan (Istimewa)

Share this      

SEMARAPURA-I Nengah Mustika, 46, pelaku pencurian uang sesari di Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Gana, Dusun Pundukdawa, Desa Pesinggahan, yang dikeroyok warga akhirnya menjalani operasi.

Warga asal Desa Pikat, Kecamatan Dawan itu menjalani operasi di RSUD Klungkung setelah mengalami patah kaki kanan usai tertangkap saat beraksi dan dikeroyok massa, pada Rabu (5/5).

Kapolsek Dawan AKP. Ida Ayu Made Kalpikasari saat dikonfirmasi, Kamis (6/5) menuturkan, ada beberapa orang saksi yang telah diminati keterangannya mengenai kasus pencurian uang sesari tersebut.

Baca juga: Kandang Terbakar, Puluhan Ribu Bibit Ayam Boiler Hangus Terpanggang

Hanya saja untuk tersangka, menurutnya belum bisa dimintai keterangannya lebih lanjut karena masih menjalani operasi di RSUD Klungkung, Kamis (6/5).

Akibat diamuk masa, kata Kalpikasari, Tersangka Mustika mengalami remuk tulang kaki kanan sehingga harus menjalani operasi.

“Kakinya remuk sehingga harus dioperasi. Setelah operasi dan kondisinya membaik, akan kami mintai keterangannya lebih lanjut,” terangnya.

Terkait dengan aksi main hakim oleh warga sehingga menyebabkan Mustika mengalami patah tulang kaki kanan,

Kanit Reskrim Polsek Dawan, Aiptu H Ridwan mengungkapkan pihaknya belum berpikir sejauh itu. Begitu pun dengan pihak keluarga tersangka pasalnya memaklumi tindakan warga yang geram atas prilaku tersangka tersebut.

“Berdasarkan keterangan pelapor, yang hilang hanya uang sesari saja. Tersangka baru kami interogasi biasa karena saat ini masih berada di rumah sakit,” tandasnya.

Sementara itu, Humas RSUD Klungkung I Gusti Putu Widiyasa menjelaskan, Mustika pagi kemarin dirawat di Ruangan Durian, RSUD Klungkung.

Kondisinya stabil dan tengah persiapan menjalani operasi karena mengalami patah di kaki kanan.

“Pihak kepolisian yang mendampingi di ruangan sejak awal masuk rumah sakit,” katanya.

Lebih lanjut, meski pelaku pencurian sesari sudah tertangkap menurut Pemangku Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Gana, Jero Mangku Gd Nengah Sadia kegiatan mekemit atau begadang di pura tersebut tetap diteruskan.

Sementara itu dari sisi niskala, pengempon pura akan menggelar upacara pecaruan dan prasyascita pada hari Kajeng Kliwon, Minggu (9/5) mendatang.

“Tujuannya untuk menyucikan pura setelah ada peristiwa pencurian,” tandasnya.

(rb/ayu/pra/JPR)

 TOP