alexametrics
Senin, 21 Jun 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

Dibolehkan Mudik saat Larangan Mudik, Ini Kata Pekerja Migran Asal NTB

07 Mei 2021, 09: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

larangan mudik, mudik lebaran, pekerja migran, pelabuhan padangbai, persilakan nyebrang, lembar lombok, kapolres karangasem

PMI asal Lombok saat menjalani pemeriksaan petugas jaga sebelum menaiki kapal dari Pelabuhan Padangbai menuju Lembar, Kamis (6/5). (Zulfikar Rahman/Radar Bali)

Share this      

AMLAPURA - Belasan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lombok tiba di Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Kamis kemarin (6/5), tepat bersamaan dengan larangan mudik.

Beruntung, setelah melawati berbagai prosedur, para PMI tersebut diizinkan menyebrang menuju Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Salah seorang PMI yakni Bahrain asal Lombok Timur mengungkapkan, ia dan beberapa rekannya itu sudah menjadwalkan pulang pada tanggal 2 Mei lalu lantaran kontrak kerja mereka sudah habis.

Baca juga: Ngenes, Gara-gara Uang Rp 40 Ribu, Pemuda 25 Tahun Menua di Penjara

Hanya saja, saat sampai di Bandara Juanda, Surabaya, ia dan 14 PMI lainnya dipersulit. Salah satunya dengan pemberlakuan karantina selama lima hari.

“Dipersulitnya itu karena kami tidak berasal dari kabupaten di Pulau Jawa. Kami orang Lombok semua. Kami sudah tahu ada larangan mudik makanya kami tanggal 2 Mei itu pulang,

tetapi karena terganjal prosedur itu makanya kami baru tiba di Padangbai saat larangan mudik berlaku,” kata pria yang bekerja di Brunei sebagai sopir ini. 

(rb/zul/mus/JPR)

 TOP