alexametrics
Senin, 21 Jun 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Tak Tahu Diri! Nganggur, Dikasih Kerjaan di Hotel, Malah Curi HP Owner

08 Juni 2021, 19: 45: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

pencurian, residivis ditangkap, Polres Buleleng, curi HP Owner, Hotel Duta Karya, pria pengangguran,

Tersangka Kadek Darmawan alias Kembar saat digelandang polisi di Mapolres Buleleng, Selasa (8/6) (Eka Prasetya)

Share this      

SINGARAJA– Kelakuan Kadek Darmawan alias Kembar, 46, tak patut ditiru.

Pria pengganguran dan sebelumnya pernah tercatat sebagai resdivis ini, tega mencuri barang milik majikannya meski sudah diberi pekerjaan sebagai cleaning service di Hotel Duta Karya.

Bak pepatah “Air susu dibalas dengan air tuba” Kembar justru mencuri barang elektronik milik Gede Harja Wihandara, yang tak lain pemilik hotel.

Baca juga: Jadi Pengemis, Mantan Bos Spa Cantik di Kuta Rela Tidur di Balai Dusun

Aksi pencurian itu dilakukan pada Rabu (26/5) lalu. Saat itu korban meletakkan ponsel di bawah jok sepeda motor miliknya.

Korban pun lupa dimana meletakkan ponselnya. Baru keesokan harinya, korban tersadar ponselnya masih tertinggal di sepeda motor.

Saat dicari, ternyata ponselnya sudah hilang. Ia pun memutuskan melapor ke Mapolres Buleleng karena merasa hotelnya tidak aman lagi.

Polisi pun langsung melakukan penyelidikan. Kecurigaan segera mengarah pada tersangka Kadek Darmawan.

Sebab setelah kasus pencurian itu terjadi, tersangka tidak masuk kerja selama tiga hari berturut-turut.

Polisi pun langsung menangkap tersangka di rumahnya, yang terletak di Banjar Dinas Pasek, Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan.

“Setelah kami interogasi, ternyata dia bukan hanya mencuri ponsel saja. Tapi juga sempat mencuri laptop milik majikannya sekitar bulan Februari lalu,” kata Kanit Pidana Umum Satuan Reskrim Polres Buleleng, Ipda Kevin Simatupang.

Menurut polisi, tersangka merupakan seorang residivis. Sejak kurun waktu 2012 hingga 2020, tersangka sudah lima kali keluar masuk Lapas Singaraja karena kasus pencurian.

Terakhir tersangka bebas dari Lapas pada Desember 2020 lalu. Setelah itu ia langsung dipercaya bekerja di Hotel Duta Karya.

“Dia baru lima bulan kerja di sana. Tapi sudah mencuri barang-barang milik majikannya,” imbuh Kevin.

Sementara itu tersangka Kadek Darmawan berdalih mencuri karena terdorong kebutuhan. Ia mengaku hanya digaji sebanyak Rp 1 juta per bulan, sehingga merasa kurang dengan gaji tersebut.

“Ya karena saya yang biasa bersih-bersih di sana, jadi saya tahu di mana barang-barangnya. Gaji saya kurang, makanya saya mencuri,” kilahnya.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. 

(rb/eps/pra/JPR)

 TOP