alexametrics
Senin, 21 Jun 2021
radarbali
Home > Radar Jembrana
icon featured
Radar Jembrana

4 Pejabat Berebut Jabatan Sekda Jembrana, Bupati Minta Ada Chemistry

09 Juni 2021, 17: 45: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

seleksi sekda jembrana, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, harus punya chemistry,

Bupati Jembrana I Nengah Tamba (DOK RADAR BALI)

Share this      

NEGARA - Pendaftaran seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama sekretaris daerah Jembrana, berakhir Rabu (9/6). Hingga Rabu siang (9/6) sudah ada empat orang pelamar yang menyerahkan berkas pendaftaran, sehingga proses seleksi sesuai dengan jadwal. Karena jika batas akhir waktu pendaftaran bisa diperpanjang untuk melengkapi batas minimal pendaftar.

Informasi yang dihimpun, pendaftar sudah ada empat orang dari pejabat eselon II B di lingkungan pemerintah Kabupaten Jembrana.

"Sudah ada yang memasukkan syarat pendaftaran," kata I Ketut Lihadnyana, ketua tim seleksi yang juga Ketua Badan Kepegawaian Provinsi Bali, kemarin (9/6).

Baca juga: Warung di Gianyar Dilalap Api, Miris Tak Ada yang Bantu

Menurutnya, seleksi jabatan untuk sekda Jembrana dibutuhkan minimal empat orang pendaftar untuk dilanjutkan dengan seleksi berikutnya, yakni seleksi administrasi oleh panitia seleksi dibantu sekretariat panitia seleksi sekaligus penilaian rekam jejak.

Apabila hingga akhir pendaftaran belum mencapai batas minimal pendaftar, maka pendaftaran diperpanjang tiga hari.

"Karena sudah ada empat orang pendaftar, dilanjutkan proses seleksi berikutnya," imbuhnya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun empat pejabat yang mendaftar adalah Inspektur Inspektorat Jembrana  Ni Wayan Koriani, Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan  I Made Dwi Maharimbawa.

Berikutnya adalah Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia I Made Budiasa, dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan I Komang Agus Adinata.

Mengenai seleksi sekda ini, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan bahwa seleksi digelar secara terbuka dengan mengedepankan prinsip transparan, jujur dan objektif. Bupati berharap, sekda yang terpilih memiliki integritas dan profesional.

Dia pun mengaku tidak ada "pesan khusus" agar orang tertentu harus lolos. Karena setiap ada seleksi jabatan, selalu muncul isu bahwa seleksi hanya formalitas karena orang yang akan menduduki jabatan sebenarnya sudah ditunjuk. 

Namun demikian bupati tetap akan melihat lebih detail mengenai tiga orang yang lolos seleksi tiga besar. Artinya, melihat kapabilitas, integritas, pengalaman, kinerja dan serta chemistry antara bupati dan wakil bupati.

“Karena jika ada chemistry, maka akan mudah dalam menjalankan program pemerintahan,” katanya.

(rb/bas/yor/JPR)

 TOP