alexametrics
Senin, 21 Jun 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Perjalanan Kasus Sabu Desak Made Sumiarini

Pingin Jreng Layani Pembeli, Dagang Tuak Aduhai Menyesal Dibui 5 Tahun

10 Juni 2021, 22: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Desak Made Sumiarini, kasus narkotika, cewek cantik, perempuan penjual tuak, dagang tuak aduhai, menyesal divonis, jreng layani pembeli,

Terdakwa Desak Made Sumiarini saat mengikuti sidang pembacaan putusan secara daring, pada Kamis (10/6) (Adrian Suwanto)

Share this      

DENPASAR– Raut penyesalan terpancar dari wajah Desak Made Sumiarini, 24. Perempuan cantik yang kesehariannya berdagang tuak di Desa Panji, Buleleng, itu hanya mendapat pengurangan hukuman satu tahun penjara dari hakim.

Desak mengaku nekat mengonsumsi sabu agar kuat alias ‘jreng’ begadang melayani pembeli tuak di warungnya.

Perempuan asal Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng itu terpaksa jualan tuak lantaran berstatus sebagai orang tua tunggal setelah cerai dengan suaminya.

Baca juga: Diperiksa Kejaksaan, Delapan Camat Kompak Ngaku Tak Tahu Bentuk Masker

Namun, alasan ekonomi tetap tidak bisa dijadikan alasan pembenar.

 “Menjatuhkan pidana penjara selama lima tahun,” tegas hakim I Gde Novyartha saat memimpin persidangan, Kamis (10/6).

Putusan hakim itu hanya satu tahun lebih ringan dibanding tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut enam tahun penjara.

Selain menjatuhkan pidana badan selama lima tahun, hakim juga menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 800 juta subside dua bulan penjara.

Terdakwa yang tidak fasih berbahasa Indonesia ini hanya bisa pasrah atas putusan hakim.

“Nggih (ya), tiyang (saya) menerima,” ucapnya lirih.

Setali tiga uang, JPU Luh Heny F. Rahayu dari Kejari Badung juga menyatakan menerima.

Desak sendiri membeli sabu-sabu seharga Rp 1,3 juta. “Kalau tidak pakai (sabu), tiyang ten kuat megadang (saya tidak kuat begadang, Red),” tutur perempuan kelahiran 31 Desember 1996 itu.

Terdakwa diminta mengirim uang pada seseorang yang dipanggil Agus. Desak diberikan  alamat mengambil sabu di ATM Jalan Raya Kerobokan, Banjar Batu Culung, Desa Kerobokan,  Kuta Utara, Badung.

Terdakwa diminta mengambil sabu yang ditaruh di dalam bungkus rokok di tempat sampah. Singkat cerita, setelah terdakwa keluar dari ruang ATM,  tiba-tiba  ada seorang pria memegang  tangan terdakwa. Pria itu adalah anggota Polres Badung. Saat ditangkap Desak membawa 1,9 gram sabu. (maulana sandijaya)

(rb/san/pra/JPR)

 TOP