alexametrics
Minggu, 01 Aug 2021
radarbali
Home > Dwipa
icon featured
Dwipa

DUH! Abrasi Tegal Besar Kian Parah, Dana Malah Dinolkan Untuk Covid-19

21 Juni 2021, 05: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

abrasi, pantai tegal besar, Pemkab Klungkung, refocusing dana, penanganan Covid-19, anggaran nol, Dinas PU, Balai Wilayah Sungai, APBN,

Kondisi abrasi yang terjadi di Pantai Tegal Besar, Kecamatan Banjarankan, Klungkung yang makin parah (Dewa Ayu Pitri Arisanti)

Share this      

SEMARAPURA- Abrasi yang terjadi di pesisir Pantai Tegal Besar, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung makin mengkhawatirkan.

Meski tambah parah, namun belum ada penganggaran untuk penaganan abrasi di pantai itu.

Pasalnya Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali- Penida berencana melakukan penanganan abrasi di Pantai Tegal Besar menggunakan dana SILPA tahun anggaran 2021.

Baca juga: Penyandang Disabilitas Minta Negara Realisasikan UU Disabilitas

Sementara, Pemkab Klungkung yang sebelumnya menganggarkan dana untuk penanganan abrasi sebesar Rp 820 juta juga di-refocusing dan dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19.

Berdasarkan pantauan di Pantai Tegal Besar, Minggu (20/6) tampak kolam renang milik sebuah vila dan tempat pendederan telur penyu yang dulunya jauh dari pantai kini berada di bibir pantai. Dengan deburan ombak yang terus menerus menghantam, dasar bangunan terlihat jelas dan mulai menjorok ke laut.

Terkait kondisi itu, Kadis Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung, I Made Jati Laksana mengungkapkan telah mengetahuinya dari sebuah postingan di media sosial.

Pihaknya pun mengaku terkejut dengan kondisi Pantai Tegal Besar saat ini.

Namun karena anggaran yang dimiliki cukup terbatas, Pemkab Klungkung belum bisa menganggarkan penanganan abrasi di Pantai Tegal Besar.

Bahkan karena pandemi Covid-19, menurutnya penanganan abrasi tahun 2021 ditiadakan.

“Pemkab Klungkung sebenarnya menganggarkan penanganan abrasi sebesar Rp 820 juta di tahun ini. Hanya saka karena kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir sehingga terkena refocusing. Sehingga kegiatan penanganan abrasi tidak ada tahun ini,” ungkapnya.

Oleh karena itu pihaknya mengusulkan penanganan abrasi Pantai Tegal Besar ke BWS Bali-Penida.

Hanya saja di tahun 2021, BWS Bali-Penida kembali tidak menganggarkan penanganan abrasi di pantai itu.

Adapun tahun ini, BWS Bali-Penida melakukan penanganan abrasi di Dusun Sental, Desa Ped sepanjang 147 meter dengan anggaran bersumber dari APBN sebesar Rp 1,7 miliar.

“Tetapi saya dapat info dari balai (BWS Bali- Penida) katanya menunggu SILPA. Sisa tender, kalau ada akan langsung ditangani. Langsung diarahkan ke Tegal Besar,” tandasnya

(rb/ayu/pra/JPR)

 TOP