alexametrics
Kamis, 05 Aug 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Penangkapan Pengedar Pil Koplo di Gianyar

Setelah Tangkap Seorang Anak, Polisi Ciduk Sampai Bandar Pil Koplo

21 Juni 2021, 17: 45: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Penangkapan pengedar, pil koplo, Gianyar, Polres Gianyar, berlangsung estafet, pengedar narkoba,

Tiga dari empat pengedar pil koplo diamankan Sat Resnarkoba Polres Gianyar. Satu pelaku di bawah umur sehingga tak dipublis.   (IB INDRA PRASETIA/ RADAR BALI)

Share this      

GIANYAR – Penangkapan pengedar pil koplo di Gianyar berlangsung secara estafet. Berawal dari penangkapan bocah berinisial ARK, 16, oleh Sat Resnarkoba Polres Gianyar, akhirnya sampai ke bandar besarnya.

Cerita ini bermula dari penangkapan ARK. Dia beralamat sementara di Lingkungan Ubung, Denpasar. Namun, ARK sedang melakukan transaksi narkoba di Desa Singapadu Kaler, Kecamatan Sukawati.

Polisi akhirnya menciduk ARK Kamis (17/6) sekitar pukul 00.20. Dari tangan bocah ini ditemukan sabu-sabu seberat 2,06 gram dalam bungkus plastik klip kecil di sandal jepit. 

Baca juga: Setiap Hari Raya Galungan Tabungan di Bank Sampah pun Cair

Selain sabu-sabu, polisi menemukan pula 7 pil koplo berwarna putih dengan logo Y yang disimpan di bawah jok motor.

Polisi pun mengusut asal muasal barang haram tersebut. Didapatilah nama Jono. Yang tingal di Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat. Polisi bergerak ke tempat tinggal Jono. Lelaki berusia 29 tahun itu ditangkap petugas pada Kamis (17/6) pukul 04.00. Dari hasil penggeledahan tempat tinggal tersangka, ditemukan 770 butir pil berlogo Y. 

Polisi kembali melakukan pengembangan dengan mengorek informasi dari kedua tersangka yang telah diamankan. Kembali petugas mendapatkan informasi bahwa pil berlogo Y itu didapat dari seseorang bernama Alek yang beralamat di Jalan Cargo Sari, Lingkungan Liligundi, Kelurahan Ubung Kaja.

Tim operasional kemudian menyanggongi tempat yang disebutkan oleh tersangka. Akhirnya pada hari Sabtu (19/6) pukul 12.30, Alek dapat diamankan.

"Saat penggeledahan rumah tersangka, petugas menemukan 80 butir pil berlogo Y," jelas Kapolres Gianyar, AKBP I Made Bayu Sutha Sartana, didampingi Kasat Resnarkoba, AKP I Ketut Merta, dan Kasubbag Humas, Senin (21/6).

Tidak kenal menyerah, polisi kembali mendalami asal usul pil logo Y itu. Terakhir, diamankan tersangka Ceppy Ersaltif, 26, yang beralamat Jalan Pulau Yoni, Kelurahan Pemogan, Denpasar.

"Dari tersangka yang keempat, kami mengamankan 1.006 butir pil putih berlogo Y. Total barang bukti yang diamankan dari keempat tersangka berjumlah 1.863 butir pil," terang perwira dua melati yang baru menjabat belum seminggu sebagai Kapolres Gianyar ini.

Diberitakan sebelumnya, menurut rencana, pil itu akan diedarkan di wilayah Gianyar. Keempat tersangka beserta ribuan pil koplo dan beberapa gram sabu sudah diamankan.

Para tersangka diduga melanggar Undang-undang RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Pelaku terjerat Pasal 197 dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar. Tersangka juga dijerat Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara.

"Untuk pelaku yang masih di bawah umur kami sedang berkoordinasi dengan PPA Kabupaten Gianyar sebagai tindak lanjut," jelasnya.

Lanjut Kapolres, para tersangka ini berlatar belakang tukang sablon dan tukang las. "Motifnya ke arah ekonomi, untuk tambah penghasilan," pungkasnya.

(rb/dra/yor/JPR)

 TOP