alexametrics
Kamis, 23 Sep 2021
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Langgar PPKM, Empat Usaha Salon Kecantikan dan Gym di Denpasar Ditutup

08 Juli 2021, 02: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

PPKM Darurat, empat usaha ditutup, tim yustisi, Satpol PP Denpasar, tempat gym ditutup, salon kecantikan, picu kerumunan, protokol kesehatan,

Tim Yustisi Kota Denpasar saat melakukan sidak dengan mendatangi salah satu tempat usaha gym yang diduga memicu kerumunan, Rabu (7/7) (Istimewa)

Share this      

DENPASAR-Sebanyak empat tempat usaha di Kota Denpasar ditutup oleh tim yustisi kota Denpasar.

Empat tempat usaha, ini terpaksa ditutup karena memicu kerumunan saat penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Keempat usaha itu terdiri dari dua tempat kebugaran (gym) dan dua salon kecantikan. 

Baca juga: Menko Airlangga: Ikuti WHO, Positif Covid-19 Tidak Bisa Dicurangi

"Dari sepanjang Jalan Gatsu Barat, Gatsu Tengah, tim gabungan menutup sementara 4 usaha selama PPKM Darurat. Jika ada usaha yang menimbulkan kerumunan terpaksa kami tutup," kata Kasat Pol PP kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga saat dikonfirmasi, Rabu (7/7/2021) sore. 

Empat tempat usaha yang ditutup itu terdiri dari Royal Gym, Devil Gym, Salon Menik, dan Resort Luxury Salon.

Lebih lanjut, Sayoga mengatakan, dalam masa pemberlakuan PPKM Darurat, pihaknya mengimbau agar para pelaku usaha untuk bisa mengikuti peraturan yang telah ditetapkan dan tidak menimbulkan kerumunan.

"Saat dilakukan patroli keempat usaha ini membuat kerumunan dan tidak menerapkan protokol kesehatan, sehingga terpaksa kami lakukan penutupan sementara," imbuh Sayoga.

Lebih lanjut, selain menutup sementara empat usaha, saat sidak, pihaknya juga melakukan penertiban PPKM Darurat  secara stasioner dan mobile.

Untuk stasioner dilaksanakan di Pos Penyekatan Simpang Cokroaminoto-Jalan Gunung Galunggung.

Sedangkan secara mobile, tim bergerak dari depan Mapolresta Denpasar menyisir sepanjang Jalan Gatot Subroto Barat-Jalan Gatot Subroto Timur.

“Sementara untuk satu tim lagi menyisir mulai dari depan Mako Polresta Denpasar menuju Jalan Gatsu Barat Tengah Kota Denpasar,”terang Sayoga.

Menurutnya, saat kegiatan patrol tersebut pihaknya menertibkan 6 (enam) orang pelanggar protokol kesehatan.

Dari total enam pelanggar, seorang pelanggar dikenakan sanksi denda di tempat, dan lima orang pelanggar lain diberikan pembinaan karena salah menggunaka masker.

Ditambahkan, saat pembinaan, petugas memberikan efek jera bagi pelanggar dengan sanksi fisik berupa push up di tempat dan wajib menandatangani surat pernyataan tidak melanggar lagi.

“Jika di kemudian hari yang bersangku ditemukan melanggar lagi, mereka harus siap menerima tindakan lebih tegas,”tandasnya.

Terakhir, dengan masih berlangsungnya PPKM Darurat, Sayoga juga mengimbau agar masyarakat tetap patuh pada aturan dan selalu menerapkan prokes dengan selalu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi.

(rb/mar/pra/JPR)

 TOP