alexametrics
Kamis, 23 Sep 2021
radarbali
Home > Metro Denpasar
icon featured
Metro Denpasar

Covid-19 Melonjak, Empat Ribu Warga Jepang Masih Bertahan di Bali

16 Juli 2021, 11: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Covid-19 melonjak, WNA, Jepang, warga Jepang di Bali,

Kepala Kantor Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk. (Marcell Pampur/ Radar Bali)

Share this      

DENPASAR - Santer diberitakan di sejumlah media nasional bahwa WNA Jepang yang ada di sejumlah wilayah di Indonesia berbondong-bondong kembali ke negaranya. Itu dipicu dengan lonjakan varian baru virus Covid-19 di Indonesia yang berada di angka 50 ribu lebih.

Di Bali sendiri, jumlah WNA Jepang yang tercatat di sejumlah kantor Imigrasi seluruh Bali mencapai total 4.180. Mereka tersebar dan tercatat di tiga kantor Imigrasi.

Sebanyak 1.735 tercatat di kantor Imigrasi Ngurah Rai, 2.412 tercatat di Kantor Imigrasi Denpasar dan sebanyak 33 orang tercatat di kantor Imigrasi Singaraja.

Baca juga: Direktur RS Sanglah Akui Nakes Tertular Covid-19 Meski Sudah Divaksin

Terkait keberadaan ribuan WNA Jepang itu di Bali, Kepala Kantor Kemenkumham RI, Bali, Jamaruli Manihuruk mengatakan jika pihaknya belum mendapatkan kabar sejumlah WNA itu meninggalkan Bali.

"Jumlah WNA Jepang di Bali sebanyak 4.180 orang.Tapi sampai saat ini kami belum mendapatkan kabar apakah mereka benar-benar meninggalkan Bali," katanya Jumat (16/7/2021).

Lanjut dia bahwa Bali hanya memiliki satu bandara Internasional, yakni bandara I Gusti Ngurah Rai. Dengan adanya peningkatan pasien positif covid yang ada, bandara Ngurah Rai sendiri belum memiliki penerbangan internasional yang terus secara reguler keluar masuk Bali. 

"Karena perlu kita ketahui, Bali memiliki satu bandara internaisonal I Gusti Ngurah Rai. Tapi itu pun belum ada penerbangan yang reguler keluar masuk Bali. Sehingga dengan demikian, seandainya warga negara Jepang pergi meninggalkan Bali, maka hal tersebut tidak akan tercatat di Imigrasi di Bali," bebernya. 

Sehingga, jika ribuan WNA Jepang itu memutuskan meninggalkan Bali, maka mereka akan melalui penerbangan domestik terlebih dahulu ke Jakarta. Dari sana mereka akan berangkat ke negaranya.

"Karena mereka akan melakukan penerbangan domestik ke Jakarta. Nanti tercatatnya di Jakarta," tandasnya.

(rb/mar/yor/JPR)

 TOP